Monday, 6 July 2009

Measuring Cups



Kalau sering dapat resep yang ukuran bahannya pakai cup, mending beli sendok cup ini saja daripada repot mengkonversikan dalam gram.

Terbuat dari plastik, ada beberapa ukuran dalam 1 set. Kalau yang ini belinya di Ace Hardware.





Tahu Pong Semarangan



Kalau kita ke Semarang, pasti banyak penjual tahu pong bertebaran. Memang tahu pong merupakan salah satu trade mark kota Semarang.

Tapi kalau nggak sempat ke Semarang, kita bisa bikin sendiri loh. Kuncinya hanya pada saus petis dan tahu pongnya. Tahu pong adalah tahu yang kalau digoreng tengahnya jadi kosong dan kulitnya terasa renyah. Pada saat menggoreng gunakan minyak banyak dan api dengan panas sedang. Jangan buru buru menggorengnya, karena kalau kurang kering, dengan cepat tahu yang sudah menggembung akan mengempes lagi.

Satu porsi tahu pong biasanya berisi potongan tahu goreng, tahu emplek (=dadar tahu) dan gimbal udang. Disajikan secara terpisah dengan saus petisnya, ditambah acar lobak dan gilingan cabe rawit.

Ini resep resepnya kalau mau coba :

Saus Petis

Bahan :

100 gr gula merah
50 gr petis udang
4 siung bawang putih cincang
5 sdm kecap manis
1 sdt vetsin
1/2 sdt garam (atau sesuai selera)
1 1/2 gelas air

Cara membuat :

Rebus gula merah dan petis udang dengan air sampai larut.
Saring supaya kotorannya tidak terikutkan.
Panaskan lagi air gula, tambahkan kecap manis, bawang putih cincang, vetsin, garam, masak sampai mendidih.


Tahu emplek :

Bahan :

2 telur kocok lepas
5x5 tahu dihancurkan
1/4 sdt garam
1/4 sdt vetsin

Cara membuat :

kocok semua bahan, dadar sampai matang


Tahu Gimbal :

100 gr udang besar, buang ekor dan kepalanya
2 bungkus tepung bakwan siap pakai
250 cc air

Cara membuat :

Cairkan tepung bakwan dengan air sampai rata, masukkan udang
Goreng dengan minyak panas sampai kering
Potong potong
Sajikan

Acar lobak :

1 lobak besar, kupas, iris tipis
1 sdm garam
3 sdm gula pasir
1 sdt cuka

Cara membuat :

Remas remas lobak dengan garam sampai layu, cuci bersih
Tambahkan gula pasir dan cuka, aduk rata, simpan dalam kulkas sampai waktu yang diperlukan


Untuk 4 porsi


Note : saus petis memang encer.. :)




saus petis

Friday, 3 July 2009

Kroket ayam jamur (+keju)



Hari ini bikin pesanan temen, kroket ayam jamur. Resepnya sih sama seperti biasanya, ayam dan jamur shitake, cuma kali ini aku bereksperimen dengan mencampur kentang purenya langsung ke adonan isi. Biasanya, kalau mbuat kroket, aku buatnya terpisah, jadi kentang pure dipipihkan, baru diisi adonan isinya, dibulet buletin trus dipanir sehinggai isinya terkumpul di dalam kentang


Tadinya mo nyobain kroket yang tanpa kentang, tapi kok nggak PD, bentuknya kayaknya nggak bisa firm.


Ternyata kalau pure langsung dicampur dengan isi (dalam keadaan panas), hasilnya memuaskan loh. Kroketnya jadi kencang dan gampang dibentuk. Temenku sebenarnya pesan nggak pakai keju, tapi sebagai bonus aku kasih beberapa kroket ayam jamur yang aku tambahin potongan keju cheddar kraft di tengahnya karena anak dan suaminya suka keju. Ini enaknya dapat pesanan dari temen sendiri, bisa sambil bereksperimen :)



yang kuning kuning itu saus mustard

Thursday, 2 July 2009

My debut with fondant cake



Sejak aku beli buku 50 Easy Party Cakesnya Debbie Brown minggu lalu, setiap hari Cinta dengan memelas meminta aku untuk membuatkan Make Up Cake (rasanya ini bentuk yang paling sederhana dari buku Debby Brown deh :D) . Aku bilang, 'ntar aja weekend, beli fondant dulu, karena fondant yang di rumah sudah kering', tapi rupanya Genduk Cilikku ini nggak sabar. Waktu kami ke toko 8 hari Selasa lalu, dia juga mengingatkan aku untuk beli fondant, padahal aku sudah pura pura lupa...soalnya masih belum mood apalagi membayangkan ribetnya nggiling nggiling fondant.



Debbie Brown's

mine

Akhirnya, setengah kasihan ke Cinta dan setengah penasaran juga, tadi malam aku tekadkan untuk memenuhi permintaannya. Di resep sebenarnya menggunakan Madeira Cake, yang gampang untuk di carving, tapi aku tahu Cinta dan Bapaknya nggak suka cake warna kuning. Jadi aku bikin Sacher Torte pakai resep bu Fatmah. 1 resep langsung masuk loyang 22x22cm. Mulai aku nimbang bahan sampai mengoven, Cinta bolak balik tanya, kuenya sudah jadi apa belum. Bener bener nggak sabar pengen segera melihat cakenya.


Sacher cake


Sambil nunggu kue matang, kami (aku dan Cinta) mulai membuat pernak perniknya. Fondant sisa di rumah, yang sudah kering, aku kepal kepal dulu sampai lentur. Ini adalah cara mengembalikan elastisitas fondant kering yang diajarkan oleh Yuli Nur Elia, si jago fondant, temen di milis NCC.

Dengan modal pewarna hanya pink dan biru dan peralatan seadaanya, karena fondant toolsku yang dulu beli di Yuli baru aja aku lego, kami membuat kuas, lipstik, tempat eye shadow, bunga dan lain lain. Begitu cake matang, di dinginkan sambil dicuilin oleh Cinta. Saking pengen kuenya cepet jadi, cake panas disentor fan. Carving bentuk setengah lingkaran, oles butter cream dan tutup dengan fondant putih. Tempel sana sini, jam 11:30 malam selesai. Walaupun tidak sempurna, masih kurang rapi di sana sini, tapi Cinta - yang masih belum bisa tidur karena nungguin aku - langsung berseri seri melihatnya.

Setelah puas ngelihatin kue dan memamerkan ke mbak Sus dan Pok, eh, dia minta kuenya di potong. Ohhhhh....tidakkkkkkkkkk........hahah....sayang ya. Aku bilang besok pagi aja, Mamie mau potret dulu pagi pagi.

Begitulah akhirnya, tadi pagi sempatin photo dulu trus kasih pesen sama mbak Sus, kalau Cinta bangun dan minta potong kuenya biarin aja.

Nuts on the shell : memang untuk mewujudkan suatu keinginan itu harus ada niat dan tekad yang kuat ya :)

Last but not least, terimakasih Yulia untuk ide 'kepal'nya :)




kuas, dll hanya dari warna pink, biru, putih dan campurannya

eye shadownya pakai kopi, trimits dan icing sugar :D

Wednesday, 1 July 2009

Fondant / Plastic Icing




Buat yang belum tahu, ini adalah yang disebut Fondant. Bentuknya seperti playdough, atau malam mainan anak anak, tapi yang ini bisa dimakan. Biasanya dibuat hiasan cake / kue, bisa dibentuk menjadi patung kecil kecil, bunga, dan lain lain yang disebut figurine. Rasanya manis karena terbuat dari gula.



Fondant bisa diberi warna dengan pewarna yang oil-based / pasta. Sebelum dipakai, harus diuleni dulu sampai lentur. Pada saat menguleni, kalau terlalu lengket, bisa ditambahin sedikit tepung maizena atau icing sugar. Fondant gampang lembek dan mengkilat (in negative term), karena itu kalau figurinenya sudah jadi, sebaiknya disimpan di ruang yang kering dan ber AC, tapi tidak boleh masuk kulkas.


Kalau belum dipakai, simpan fondant dalam plastik dan masukkan tempat kedap udara. Konon fondant yang disimpan dengan baik bisa bertahan selama 1 tahun.


Untuk merekatkan fondant, bisa pakai sedikit air dikuaskan ke permukaan fondant yang akan ditempel. Atau menggunakan CMC (beli di TBK) yang dicairkan dengan sedikit air.


Kalau fondant terlalu kering, (ini saran dari temenku Yuli Nur Elia), dikepal kepal dulu sampai hangat atau kalau saran dari Vin, diberi glycerin yang food grade baru diuleni lagi.

Fondant ada berbagai merk, antara lain Bekels, Fondx. Yang aku photoin di atas merknya Fondx, harganya Rp 40,000/kg (beli di toko 8 Surabaya)

Monday, 29 June 2009

Beef Teriyaki a la Keluarga Cinta



Berapa uang yang harus kita keluarkan untuk 6 porsi Beef Teriyaki di resto? Rp 200,000 ? Rp 250,000? Atau lebih? Mau makan Beef Teriyaki dengan biaya sangat murah? Ayo bikin sendiri ! :) **kayak iklan aja ya..**

Nih resep Beef Teriyaki a la Keluarga Cinta, rasanya nggak kalah sama yang di resto.


Bahan :
500 gr daging sapi has dalam iris tipis
1 bawang bombay ukuran besar iris tipis
3 siung bawang putih cincang halus
2 wortel potong korek api
1/2 kubis, iris halus
3 sdm mayonese


Bumbu peraman :
1 sdm mirin (beli di Supermarket Jepang)
2 sdm saus teriyaki
2 sdm saus tiram
2 sdt gula pasir
1 sdm jahe parut, peras, ambil airnya
1/2 sdt vetsin
1/2 sdt kaldu bubuk
1 sdm minyak wijen
1/2 sdt merica hitam atau merica bubuk biasa


Cara membuat Beef Teriyaki:


Campur daging dengan semua bumbu peraman, simpan dalam kulkas minimal 1 jam
Tumis bawang bombay & bawang putih sampai harum, tiriskan
Dengan sisa minyak, tumis daging sampai berubah warna dan keluar kaldunya
Masukkan tumisan bawang bombay, masak sampai matang
Hidangkan dengan nasi putih, salad dan saus cabe

Cara Membuat salad :

Remas remas kubis dan wortel dengan sedikit garam sampai lemas, cuci bersih
Bubuhi gula pasir dan sedikit cuka, aduk rata
Diamkan dalam kulkas
Beri mayonese sesaat sebelum disajikan


(untuk 6 porsi)



Selamat mencoba :)

Thursday, 25 June 2009

Coklat blackforest


Ini adalah coklat blackforest. Biasanya dipakai kalau pengen membuat cake yang berwarna coklat tua kehitaman seperti black forest atau brownies kukus.

Belinya di TBK ya, kalau di supermarket kok rasanya nggak ada...

Tips dari aku, waktu beli sebaiknya dicium dulu, karena aku pernah beli, baru ketahuan dirumah kalo nggak ada bau coklatnya sama sekali, waktu dipakai, rasanya aneh. Mungkin sudah kadaluwarsa :(

Self Raising Flour



SRF atau sering diterjemahkan sebagai 'tepung naik sendiri' adalah terigu yang dibubuhi baking powder dan garam. Biasanya dipakai pada pembuatan roti, cake, cookies, atau gorengan.
Kalau mau membuat sendiri, ini caranya :
1 cup terigu segitiga (multi purpose flour)
¼ sdt garam dan
1 sdt baking powder
Gorengan seperti pisang goreng, tahu isi, dll yang menggunakan SRF akan menjadi crispy dan mengembang bagus.
Untuk resep yang seharusnya hanya menggunakan tepung multi purpose trus kita mau pakai SRF, kita harus menghilangkan baking powder dan garam yang ada didalam resep.

Gluten


Bubuk yang satu ini adalah gluten, berntuknya sama dengan terigu, tapi warnanya keabu abuan. Kalau kita membuat roti (bread), sering diminta untuk menambahkan gluten, tujuannya adalah untuk membuat roti berkembang dengan sempurna.

Menurut Wikipedia bahasa Indonesia :


Gandum - sumber utama gluten
Gluten adalah campuran amorf (bentuk tak beraturan) dari
protein yang terkandung bersama pati dalam endosperma (dan juga tepung yang dibuat darinya) beberapa serealia, terutama gandum, gandum hitam, dan jelai. Dari ketiganya, gandumlah yang paling tinggi kandungan glutennya. Kandungan gluten dapat mencapai 80% dari total protein dalam tepung, dan terdiri dari protein gliadin dan glutenin. .[1]

Gluten dapat digunakan untuk membuat daging imitasi (terutama daging bebek) untuk hidangan vegetarian dan vegan. Tepung roti banyak mengandung gluten, sementara tepung kue lebih sedikit. Ada sejumlah orang yang tidak dapat mengonsumsi gluten karena reaksi daya tahan tubuh merusak dinding usus halus, dan hanya dapat ditangani bila penderita tidak makan gluten seumur hidup.

Palmsuiker = gula palem


Ini adalah gula palem atau palmsuiker. Terbuat dari nira. Bentuknya butiran halus, rasanya sama dengan gula jawa. Gula palem beda dengan brown sugar. Brown sugar adalah gula tebu yang berwarna kecoklatan.
Brownies yang dibuat menggunakan palm suiker ini hasilnya very very yummy, tidak terlalu manis tapi ada wangi khas yang membuatnya sangat nikmat.

Gelatine

gelatine lembaran & gelatine bubuk


Menurut Wikipedia : Gelatin merupakan protein yang diperoleh dari hidrolisis kolagen yang secara alami terdapat pada tulang atau kulit binatang. Gelatin komersial biasanya diperoleh dari ikan, sapi dan babi. Dalam industri pangan, gelatin luas dipakai sebagai salah satu bahan baku dari permen lunak, jeli dan es krim. Gelatine juga merupakan bahan baku kapsul obat.

Di dalam pembuatan kue, gelatine sering dicampurkan pada adonan whipped cream atau ganache untuk membuatnya lebih kokoh dan tidak mudah lumer. Cara pemakaian gelatine dalam campuran whipped cream atau ganache adalah 3 lembar gelatine lembaran (1 lembar setara dengan 2 gr gelatine bubuk) dicairkan dengan 3 sdm air, lalu ditim sampai cair dan berwarna bening. Hangat hangat dimasukkan secara perlahan ke dalam whipped cream atau ganache yang sedang dikocok dengan mixer .

FYI, masih ada perdebatan antara halal tidaknya gelatine ini.

Pengalamanmu mencampurkan gelatine dalam kocokan whipped cream, rasanya jadi aneh, agak agak ngendal gitu. Jadi kalau nggak terpaksa, aku nggak mau pake gelatine :)

Tuesday, 23 June 2009

Table Manner by Chef Sunyoto, Patus Consultant

susunan peralatan makan, slide milik Chef Sunyoto


Selain bergabung dengan milis NCC, aku juga member Milis Dapur Bunda. Senin kemarin ada kiriman email dari Chef Sunyoto Pringgodigdo - Patus Consultant tentang Table Manner. Aku baca sampai habis dan found it very useful and interesting. Karena itu, setelah minta ijin pada Chef yang baik hati ini, aku share email beliau di sini. Semoga bermanfaat buat para pembaca.


TATA CARA, SIKAP dan SOPAN SANTUN DIDALAM PERJAMUAN MAKAN (A la Western)


1. BILA MENERIMA UNDANGAN

1.Mengkonfirmasikan kehadiran kepada pihak yang mengundang. Biasanya dalam undangan ada tulisan RSVP (Respondez S’il Vous Plait) yang berarti “Mohon Jawaban Segera”.
2.Datanglah tepat waktu atau beberapa saat dari waktu undangan tetapi jangan sebelumnya.
3.Pakailah pakaian sesuai dengan permintaan yang tercantum dalam undangan, untuk acara formal menggunakan jas / gaun malam atau kemeja batik lengan panjang / kebaya
4.Menjabat tangan tuan rumah di depan pintu masuk ruangan.
5.Perkenalkan pasangan Anda bila perlu, kemudian berbaur dengan undangan lainnya.
6.Sebelum jamuan makan, biasanya ada Cocktail Party dimana dihidangkan makanan ringan dan minuman.
7.Mintalah minuman yang tersedia dan jangan minta minuman yang tidak ada, tetapi jangan teh atau kopi karena akan dihidangkan setelah makan.


2. TATA KRAMA SEBELUM JAMUAN

1.Hindari bicara dengan satu orang saja atau teman sendiri.
2.Hindari membuat suatu kelompok.
3.Kendalikan intonasi suara (tone of voice) saat berbicara dan saat tertawa. Jangan terbahak-bahak sehingga mengundang perhatian orang lain.
4.Carilah tempat duduk yang sesuai dengan table plan.
5.Perkenalkan pasangan anda kepada orang yang anda kenal saat anda bertemu mereka.
6.Apabila kita membawa pasangan, kita mempersilakan pasangan kita duduk lebih dahulu dengan menarikkan kursi untuknya.


3. TATA CARA DUDUK

1.Kursi jangan terlalu dekat dengan meja makan.
2.Tangan jangan dilipat di atas meja, tetapi letakkan di pangkuan.
3.Posisi badan tegap dan tegak.
4.Kaki jangan menyilang / dilipat atau dijulurkan kedepan.
5.Ketika duduk, jangan melirik-lirik ke kiri dan ke kanan.
6.Saat duduk jangan memainkan peralatan makan yang ada.


4. TATA CARA MENGGUNAKAN NAPKIN

1.Pada saat kita duduk, biasanya Waiter akan membukakan napkin untuk kita.
2.Kalau tidak ada yang membukakan, maka kita dapat membukanya sendiri, lalu meletakkannya di atas pangkuan kita.
3.Posisi badan tegap dan tegak.
4.Napkin dipergunakan hanya untuk membersihkan bagian mulut atau bibir yang kotor dengan menggunakan tangan kanan atau kedua tangan kita.
5.Napkin tidak boleh untuk membersihkan keringat.
6.Napkin tidak boleh dipergunakan untuk membersihkan peralatan makan yang kotor. Bila kita menemukan hal demikian, panggillah Waiter untuk mengganti.


5. BAGAIMANA CARA MENGGUNAKAN - PERALATAN MAKAN

1.Mulailah dengan peralatan yang terluar kemudian ke dalam.
2.Kemudian peralatan yang berikutnya.
3.Peralatan yang berada dekat center piece / show plate untuk makanan utama.
4.Untuk makanan penutup (dessert), biasanya diletakkan di sisi atas.
5.Gelas berada di sebelah kanan atas pisau
6.Piring roti berada disebelah kiri paling luar atau diatas garpu

6. BAGAIMANA CARA MENGGUNAKAN - KNIFE & FORK

1.Pisau harus lurus. Gunakan telunjuk sebagai penekan pisau, jari tengah dan ibu jari sebagai penjepit pisau.
2.Posisi fork miring menghadap ke dalam, jari telunjuk sebagai penekan, jari tengah dan ibu jari sebagai penjepit fork.
3.Bila anda adalah termasuk orang yang menggunakan tangan kiri (left handed) maka seluruh susunan cutleries harus dipindahkan sebelum jamuan dimulai.

7. BAGAIMANA CARA MEMAKAN - BREAD

1.Ambil roti dengan menggunakan tangan kanan, kemudian sobeklah menjadi bagian kecil setiap kali anda akan menyantapnya.
2.Jangan membelah roti anda dengan pisau, karena pisau hanya digunakan untuk mengoleskan butter saja
3.Ambil butter dengan menggunakan pisau butter, kemudian oleskan pada roti yang sudah dipotong kecil tadi.
4.Jika butter dihidangkan dengan piring butter, ambillah butter dengan menggunakan sendok untuk dipindahkan ke piring roti anda.
5.Roti bisa dimakan bersama salad atau sup.
6.Bila roti sudah habis, jangan meminta kembali.

TATA CARA MAKAN SESUAI DENGAN URUTAN MENU WESTERN

8. BAGAIMANA CARA MEMAKAN - APPETIZER

1.Umumnya appetizer dihidangkan menggunakan dessert plate.
2.Appetizer dimakan menggunakan garpu (dessert fork) dan pisau (dessert knife)
3.Untuk appetizer yang lunak seperti terrine atau croquet, gunakan hanya garpu saja.
4.Untuk Appetizer yang menghidangkan snail (keong) utuh maka digunakan snail fork dan snail tong
5.Bila Appetizer menggunakan daging atau sayuran yang terlalu panjang, anda dapat memotongnya dengan menggunakan pisau (dessert knife)

9. BAGAIMANA CARA MEMAKAN - SALAD

1.Biasanya salad dihidangkan menggunakan mangkuk salad (salad bowl) atau piring salad (salad plate).
2.Salad dimakan menggunakan garpu (dessert fork)
3.Bila Salad menggunakan lettuce atau sayurannya terlalu panjang, anda dapat memotongnya dengan menggunakan pisau (dessert knife)
4.Bila sauce salad dipisah, maka sauce / dressing dapat disiramkan ke salad, tetapi jangan mengaduk salad dengan dressing yang ada di salad bowl/ plate.

10. BAGAIMANA CARA MEMAKAN - SOUP

1.Biasanya sup dihidangkan dengan mangkuk sup (soup cup), atau piring sup (soup plate).
2.Sup dimakan dengan menggunakan sendok sup (soup spoon), tangan kiri memegang handle soup cup.
3.Sup diambil dengan cara menggerakan sendok dari arah depan kebelakang.
4.Bila sup tinggal sedikit dan anda masih menginginkan supnya, maka anda dapat memiringkan soup cup ke arah depan dan sendoklah kearah belakang.
5.Bila sup dalam keadaan panas biarkan agak dingin dahulu dan jangan meniup sup yang ada di sendok.
6.Roti jangan dimasukkan ke dalam sup

11. BAGAIMANA CARA MEMAKAN - PASTA

1.Untuk Pasta pergunakan dinner spoon dan dinner fork
2.Dinner spoon diletakkan di kiri dan dinner fork di kanan.
3.Dinner fork digunakan untuk mengambil atau menggulung pasta dan spoon hanya digunakan untuk memutar pasta.
4.Untuk Pasta seperti canelloni atau lasagna atau menggunakan daging ukuran besar seperti spaghetti lobster dapat dipotong menggunakan pisau (dinner knife)

12. BAGAIMANA CARA MEMAKAN - RISOTO

1.Untuk Risoto atau Rice Pilaf gunakan dinner spoon dikanan dan dinner fork di kiri.
2.Risoto dapat dihidangkan dalam dinner plate atau pasta bowl.
3.Sendoklah risoto dari arah depan atau samping kearah tengah.
4.Tahan sendok dengan menggunakan dinner fork dibagian belakang.
5.Gunakan gerakan sendok dari samping kiri, kanan dan depan agar Risoto tetap terkumpul ditengah-tengah piring.

13. BAGAIMANA CARA MEMAKAN - FISH

1.Untuk daging Ikan (Fish Fillet) gunakan Fish Fork dan Dinner knife.
2.Untuk Ikan utuh (whole fish) gunakan Fish Fork dan Fish Knife.
3.Gunakan Fish knife dengan cara menyendok ikan dari arah depan kebelakang dengan memiringkan pisaunya kearah tulang ikan.
4.Fish knife tidak digunakan untuk memotong daging ikan seperti tuna steak, salmon steak, dll.
5.Fish Fork disebelah kiri dan Dinner / Fish knife disebelah kanan.
6.Tekan garpu kearah Ikan (jangan ditusuk) baru potong dengan menggunakan pisau.

14. BAGAIMANA CARA MEMAKAN - MEAT

1.Untuk daging (Poultry, Beef, Lamb, Pork) gunakan Dinner Fork dan dinner knife. nDinner Fork disebelah kiri dan Dinner knife disebelah kanan.
2.Tekan garpu kearah daging (jangan ditusuk) baru potong dengan menggunakan pisau.
3.Potong dari daging bagian paling kiri (arah garpu) dan makanlah dengan menggunakan garpu.
4.Potong daging setiap kali akan memakannya dan jangan memotong seluruh daging baru memakannya.
5.Gunakan garpu untuk mengambil kentang dan sayurannya.

15. BAGAIMANA CARA MEMAKAN - CHEESE

1.Keju (cheese) biasanya disajikan setelah makanan utama (main course) dan sebelum desser
t2.Cheese umumnya disajikan bersama dengan crackers, grapes ataupun dried fruit dan nuts
3.Cheese dimakan dengan menggunakan cheese fork
4.Grapes, Nuts dan dried fruit ataupun crackers dimakan dengan menggunakan tangan

16. BAGAIMANA CARA MEMAKAN - DESSERT

1.Makanan penutup (dessert) biasanya disajikan setelah makanan utama (main course) ataupun cheese.
2.Makanan penutup bisa bermacam-macam jenisnya, antara lain:
3.Cake menggunakan dessert fork
4.Pudding menggunakan tea spoon
5.Fruits menggunakan dessert knife dan dessert fork
6.Ice cream menggunakan ice cream spoon

17. BAGAIMANA CARA MINUM – COFFEE/TEA

1.Coffee atau Tea adalah penutup dari rangkaian makan.
2.Coffee dapat dihidangkan dengan susu ataupun krim
3.Tea dihidangkan dengan lemon
4.Untuk cara Perancis coffee atau tea dihidangkan dengan chocolate praline sedangkan Italia dengan biscoti dan Inggris dengan biscuit.
5.Bila ingin menambahkan gula kedalam cup maka saat mengaduk dengan arah putaran jarum jam, hindari benturan sendok dengan pinggir cup agar tidak terdengar dentingan suara.6.Jangan minum coffee / tea menggunakan sendok apalagi lewat saucer

18. BAGAIMANA CARA MINUM – WINE

1.White wine dihidangkan bersamaan dengan white meat (daging putih seperti ikan dan ayam)
2.Red wine dihidangkan dengan Red Meat (daging merah seperti Beef dan Lamb)
3.Rose Wine dihidangkan dengan daging berwarna pink (daging merah muda seperti Pork dan Canard)
4.Sparkling Wine atau Champagne dapat diminum dengan jenis makanan apapun.
5.Minumlah wine sedikit demi sedikit selama anda makan daging hanya untuk penyeimbang rasa dan bukan penghilang rasa haus.
6.Hindarkan menghabiskan seluruh wine digelas sebelum makan anda selesai, karena waiter akan otomatis mengisi gelas anda.


ETIKET YANG PERLU DIPERHATIKAN

19. ETIKET SAAT MAKAN

1.Makanlah makanan sesuai ukuran yang dapat dikunyah (bite size), jangan memakan makanan yang ukurannya terlalu besar tanpa dipotong terlebih dahulu.
2.Telanlah makanan yang ada di mulut sebelum mulai memakan makanan berikutnya.
3.Bila menggunakan sauce yang terpisah, pastikan anda mencelupkan makanan kedalam sauce boat / dish.
4.Untuk makanan yang memang menggunakan tangan secara langsung (picked food) seperti bruchetta atau chicken drummets, maka habiskan makanan yang dipegang sebelum mengambil yang berikutnya.
5.Mulailah menyantap hidangan bila semua orang telah mendapat makanan mereka masing-masing.
6.Hindari meninggalkan meja makan saat jamuan telah dimulai

20. ETIKET SAAT MINUM

1.Sebelum minum bersihkan mulut dari sisa-sisa makanan.
2.Sebelum minum, pastikan tidak ada makanan di dalam mulut.
3.Waktu minum, tidak sedang makan sesuatu.
4.Jangan berkumur menggunakan air minum.
5.Air minum yang sudah masuk ke mulut jangan dituangkan lagi ke dalam gelas.
6.Minumlah secukupnya pada waktu makan, agar perut tidak terasa penuh.

21. ETIKET SAAT MAKAN BUFFET

1.Antrilah dengan tenang saat mengambil makanan di buffet
2.Ambil makanan sesuai dengan urutan makanan yaitu Appetizer/Salad – Soup – Main Course – Dessert
3.Jangan menaruh mangkuk sup diatas piring makan yang diisi makanan
4.Bila mengambil Bread untuk soup atau Main course, pastikan mengambil makanan/soup terlebih dahulu dengan memegangnya di tangan kiri dan terakhir baru mengambil bread dengan tangan kanan
5.Ambil makanan secukupnya dan jangan mengambil makanan secara berlebihan sehingga tersisa banyak diatas piring
6.Gantilah piring dengan yang baru setiap kali akan mengambil makanan yang lain.

22. ETIKET BERBICARA SAAT MAKAN

1.Hindari berbicara pada waktu mulut sedang terisi makanan.
2.Pada saat berbicara dengan orang lain, tangan jangan memegang peralatan makan, karena tidak sopan dan tidak baik dilihat.
3.Tekanan suara dan intonasi suara (tone of voice) jangan terlalu keras.
4.Kalau memanggil seseorang jangan berteriak-teriak.
5.Jangan menyela pembicaraan orang lain pada saat orang tersebut sedang berbicara dengan orang lain. Sebaiknya tunggu sampai orang tersebut selesai berbicara.
6.Bila akan meninggalkan tempat ditengah perbincangan, perkenalkan lawan bicara dengan yang lainnya sebelum pergi.

Sekalian aku copy - pastekan ijin tertulis dari Chef :

Dari: sunyoto pringgodigdo
Kepada: Keluarga Cinta
Terkirim: Selasa, 23 Juni, 2009 18:08:03
Topik: Bls: [dapurbunda] Table Manner

Silahkan bunda sebarkan ke teman2 bunda, bila bunda perlu slide dalam format JPEG, Chef bisa kirim via email sebanyak 25 slide sebesar 2.88 MB. Berikut ini beberapa contoh slide di lampiran email ini...

Salam........



Terimakasih banyak Chef, semoga makin sukses ya..

Ote Ote Porong

ote ote Porong tampak atas

ote ote Porong tampak bawah


Pernah makan Ote Ote Porong yang asli beli di Porong ?? Uenak ya?? :)

Buat yang belum tahu, kota Porong terletak di tengah perjalanan dari Surabaya ke Pandaan. Dulu di sana ada warung yang jual khusus ote ote Porong. Penjualnya sudah sepuh dan konon sudah berpuluh tahun jualan ote ote. Tapi sejak kasus lumpur Lapindo, makin sulit untuk mobil berhenti dan beli ote ote ini, karena jalannya macet banget. Kalau tidak salah, akhirnya mereka buka warung di tempat lain.

Selain di warung yang di Porong itu, juga ada 1 restaurant di Pandaan yang menjual ote ote Porong seenak yang di Porong asli. Nama restonya adalah Miraza.

Ote ote Porong sangat unik, beda dengan ote ote kebanyakan. Tidak pakai udang atau wortel atau taoge. Di dalamnya ada bongkahan daging cincang, mirip dagingnya burger. Ada tiram segar dan jamur kuping, if I am not mistaken. Kalau dimakan dalam keadaan panas, enak banget karena kulitnya crispy. Walaupun begitu kalau sudah melempem, masih enak juga sih. Cabe rawit yang disertakan juga cabe rawit hijau tua, jadi walaupun kecil rasanya pedes banget. Ada perdebatan antar teman, yang meragukan kehalalan daging yang dipakai di ote ote ini. Wellllll....aku sendiri tidak yakin pasti, apakah daging yang dipakai adalah daging sapi, ayam atau pork, karena I have no problem with them at all. Yang jelas dagingnya lembut banget.




tampak dalam

Ote ote dengan diameter 10 cm ini dijual Rp 8,000 perbijinya. Dulu waktu aku masih kerja di kantor Pandaan, sering beli 1 besek (isi 10) dan distock di kulkas. Kalau mau makan tinggal dipanasin, either digoreng lagi atau dioven sebentar. Tapi karena keseringan beli, lama lama bosen juga, kerasa enegh.

Nah, sudah beberapa tahun ini sejak aku pindah kerja di kantor Surabaya, aku hanya beli nitip temen yang tugas ke Pandaan. Belinya juga nggak banyak banyak. Hanya untuk makan sekrempyengan aja, nggak nyetock di kulkas lagi. Ternyata kalau cuma sedikit makin kerasa nikmatnya :)

Kenari vs Almond

almond slice







Kalau ada yang masih bingung, ini penampakan kenari dan almond. Kenari (Canarium ovatum) dan Almond/badam/amandel (Prunus dulcis, syn. Prunus amygdalus Batsch., Amygdalus communis L., Amygdalus dulcis Mill.) jelas berbeda.




Saat ini ada juga almond ground atau bubuk almond yang sering dipakai untuk membuat base cakenya Opera. Saat dicampur dengan adonan cake, almond ground tidak kehilangan bentuknya, masih kasar kasar gimanaaa gitu. Karenanya, kalau bikin Opera, sebaiknya cakenya dibuat tipis tipis saja, instead of dibuat tebal trus dipotong pakai pisau, karena akan hancur.

Kalau aku biasanya pakai kedua jenis kacang ini untuk taburan brownies, Ontbijkoek, atau cake cake lainnya. Sebelum dipakai, oven atau sangrai dulu supaya lebih gurih.




kenari


Tepung kentang



Ini adalah tepung kentang instant. Kalau membuat kroket, dan dapat kentangnya yang kurang bagus, bisa ditambahkan tepung ini sehingga adonan kroket akan menjadi padat.
Menurut penjualnya, kalau tepung ini diberi air panas dan diaduk, maka hasilnya akan seperti mashed potato. Tapi aku belum pernah nyoba yang cara ini.

Loyang pie





Ini photo loyang pie yang biasa aku pakai untuk bikin fruit pie. Ada beberapa macam dan ukuran loyang pie. Kalau yang besar bentuknya bongkar pasang, jadi alasnya tidak menempel pada dindingnya. Gunanya supaya mudah mengeluarkan pie yang sudah dioven / diisi.


Kalau mencetak pie dengan loyang ini, dindingnya tidak perlu diolesi dengan margarine lagi, karena adonan pie sudah mengandung banyak margarine, sehingga kulit pie tidak akan menempel di loyang.


Cara mengeluarkannya, kalau yang loyang kecil, tinggal di balik saja setelah pie matang dan dingin. Sedang yang loyang besar, tinggal dorong saja alasnya ke atas.




Monday, 22 June 2009

Textured Chocolate sheet







Selain bentuk Arabesque, ada buaaaaaaanyak lagi jenis chocolate texture sheet. Ini hanya sebagian kecil aja. Sayang di Surabaya kok masih susah cari Texture Chocolate Sheet macam ini :(

Wajan teflon 12cm




Ceritanya hari Minggu kemarin aku ada waktu menata piranti dapurku yang semburat kemana mana. Trus ngelihat wajan teflon kecil mungil ini, jadi kepengen ketawa sendiri. Wajan ini aku beli di Giant, waktu pertama kali mau bikin Amris. Karena resep dari bu Fat bikin dadarnya dengan wajan 12cm, aku niat banget nyari dan dapet. Tapi setelah aku pakai, ternyata hasilnya terlalu kecil, ngelipetnya susah. Akhirnya aku pakai wajan teflon yang sudah ada di rumah. Pertimbanganku, nggak papa kulitnya jadi tebal berlipat lipat, toh adonannya rasanya juga enak. Jadi wajan yang harganya Rp 57,000 ini cuma sekali aja bersentuhan dengan api di komporku :)


Bongkar bongkar tumpukan barang yang lain, aku jadi tergelitik pengen postingin ke blog, dengan harapan , semoga postingan sederhana tentang alat alat dapurku bermanfaat bagi para pembaca ya, terutama yang masih beginner kayak aku... :)

Alat perata adonan lapis legit



Kalau pengen buat lapis legit, sebaiknya punya alat ini. Alat ini dipakai untuk meratakan adonan dan menekan lapisan lapisan di kue lapis legit supaya bisa menempel dengan sempurna. Harganya sekitar Rp 7,500.

Cetakan coklat




Nggak bisa nulis bagus di atas cake? Jangan kuatir, sekarang ada cetakannya :D. Ini cetakan coklat bertuliskan 'Happy Birthday'. Tinggal lelehkan coklat dan tuang. Bisa dibuat variasi warna coklatnya. Tulisan lain banyak juga lho. Nggak rugi kalau punya semua untuk investasi :)


Ada juga yang bentuk alphabeth lepasan seperti ini, tinggal merangkai sendiri.