Sunday, 21 February 2016

Oseng Oseng Sosis

 
 
Ini juga salah satu menu makan sehat Cinta. Mbuatnya juga gampang banget. Yang wajib ada hanya sosis, ayam, dan Gochujang.

Apa itu Gochujang? Ia adalah saus sambal khas Korea yang terbuat dari cabe merah, beras ketan, kedele yang di fermetasi dan garam. Rasanya agak pedas, agak asem, agak manis.... Rasa pedasnya cuma samar samar. Untuk lebih detail, monggo ditilik di sini : https://en.wikipedia.org/wiki/Gochujang.

Kalau di Surabaya, Gochujang bisa di beli di supermarket Papaya jalan Margorejo.

Pertama kali bikin ini karena kelupaan bahwa tiap Jumat sekolah Cinta mewajibkan murid murid membawa bekal makan sehat dari rumah. Nah karena ingatnya sudah Kamis malam, nggak sempat belanja, sementara yang ada di kulkas hanya ayam fillet,sosis dan Gochujang...nggak ada sayur  sama sekali :)

Ternyata Cinta suka...pulang sekolah lapor bahwa lauknya enak, bekalnya habis dan untungnya bu Guru nggak lihat kalau nggak ada sayurnya...hehehe.... Nah, karena dia suka, maka aku sering buat lagi...

Aku share resepnya ya...barangkali kalian perlu ide buat makanan anak anak.

Bahan :

1 pasang paha ayam fillet tanpa kulit, potong kotak kecil
5 biji sosis, potong potong, kerat empat ujung ujungnya, goreng sebentar sampai ujungnya mekar seperti bunga
4 bawang putih cincang
1 butir kecil bawang Bombay, rajang agak kasar
sejumput merica
1 sendok makan munjung Gochujang
2 sendok  makan kecap manis
Kaldu bubuk secukupnya
Air secukupnya (aku pakai +/- 2 gelas air)
Minyak untuk menumis

Cara membuat :

Panaskan minyak, tumis bawang putih, bawang Bombay dan merica sampai harum.
Masukkan ayam, tumis sampai ayam berubah warna (menjadi putih)
Masukkan Gochujang dan kecap manis, aduk aduk sampai mendidih.
Masukkan air, biarkan sampai air berkurang. Tambahkan kaldu bubuk sesuai selera.
Masukkan sosis, masak lagi sekitar 5 menit atau sampai kekentalan yang diinginkan.
Matang dehhhh....

Notes :

Bisa ditambahkan irisan jagung muda kalau mau ada sayurnya, atau jamur atau bisa ditambahkan pete juga...suka suka aja. Kalau pakai jamur champignon, masukkan bareng ayam ya, supaya bisa ditumis lama.



Saturday, 20 February 2016

Banana Cake

 

Resep aslinya namanya Banana Bread......entah kenapa, padahal bentuknya Cake loh. Eh, resepnya dapat dari sabahatku, Luluk Gozali, seorang wedding organizer cantik di Surabaya yang ternyata suka masak juga. Kalau tidak salah, beliau dapat dari majalah Sedap.

Membuatnya sangat sangat simple, bahannya gampang, cepat dan hasilnya enak, karena itu aku sering membuatnya. Kalau ada pisang Cavendish yang nggak kemakan di rumah, pasti aku buat menjadi Banana Bread, eh Banana Cake ini :)

Ini bahannya :

150 gram gula pasir
1 butir telur utuh
2 butir putih telur
125 ml minyak tak jenuh (kalau aku pakai butter/margarine leleh)
235 gr pisang matang haluskan (bisa pisang hijau, bisa juga pisang Cavendish)
120 ml yoghurt non fat tawar
1 sdt Baking Powder
1 sdt soda kue
1/2 sendok teh garam
Loyang loaf 25x10x7cm

Cara membuat :

  1. Panaskan oven 180 derajat Celcius
  2. Oles Loyang dengan minyak, sisihkan
  3. Campur terigu, baking powder , soda kue dan garam, sisihkan
  4. Campur telur, gula, minyak, pisang dan yoghurt dalam baskom. Aduk rata dengan mixer kecepatan rendah sebentar saja, asal rata
  5. Masukkan campuran tepung, aduk secukupnya dengan whisk
  6. Tuang adonan ke dalam Loyang
  7. Panggang selama 60 menit.
  8. Lakukan tes tusuk dengan lidi, kalau waktu keluar lidinya sudah kering, berarti cake sudah matang
  9. Keluarkan dari oven, diamkan di atas rak kawat sampai hangat.
  10. Keluarkan dari Loyang, potong potong, nikmati dengan secangkir kopi atau teh hangat....lezatttt....

Notes :

  • Biasanya aku buat 2 resep, hasil  jadinya adalah 3 Loyang oval seperti di foto
  • Ketika panas, cake ini sangat rapuh, jadi tunggu sampai hangat dulu baru dikeluarkan dari loyang.
  • Bisa diberi variasi rasa spekoek (pakai bumbu jadi saja) kalau suka, campurkan dalam adonan.
  • Ketika matang, kulit cake akan terasa agak kaku tapi dalamnya moist. Untuk penyimpanan, setelah dingin, masukan alam wadah kedap udara supaya jadi lembab.
  • Kalau pengen lebih sedap, oleskan salted butter sebelum di makan :)


Happy banana-ing :)




Sambal Bawang a la Keluarga Cinta



Ceritanya dulu pernah ada seorang sahabat mengirimi aku berbagai macam sambal bawang dalam kemasan botol plastic. Ada yang rasa sambal bawang original, ada yang klotok (ikan asin), ikan teri, udang drago dan super pedas. Aku dan suamiku suka sekali. Setelah habis dan pengen beli sendiri, ternyata kok agak ribet karena harus dikirim dari luar kota.

Trus suatu hari, saking pengennya makan sambal bawang lagi, aku mencoba meramu ramu sendiri, dan ternyata hasilnya memuaskan. Alhasil sekarang sering 'nyetok 'di kulkas :)

Bahan :

20 bawang merah kupas, cuci bersih
6 bawang putih kupas, cuci bersih
1 genggam cabe rawit, buang tangkainya, cuci bersih
+/- 10 buah cabe merah besar, cuci, potong potong kasar
2 kotak kecil terasi (aku pakai ABC)
1 sendok teh garam 
1 sendok teh gula pasir (optional)
1/2 sendok teh vetsin (optional)
Minyak sisa penggorengan ikan asin/ikan pindang atau ayam (kira kira 3 sendok sayur standard)

Cara membuat :

  1. Goreng  bawang putih sampai kekuningan dan keriput, ulek agak halus, lalu goreng bawang merah sampai layu dan berwarna bening, ulek kasar.
  2. Goreng cabe sampai layu dan matang
  3. Haluskan cabe, garam, terasi, gula, vetsin, masukkan campuran bawang, campur rata. Cicipi rasanya, kalau ada yang kurang, tambahin.
  4. Panaskan minyak, lalu masukkan sambal  yang sudah di haluskan ini. Masak dengan api kecil selama +/- 5 menit. Sajikan sekaligus dengan minyaknya
  5. Kalau mau disimpan, dinginkan dulu, masukkan ke dalam botol, tutup rapat lalu simpan di kulkas. Ketika di dalam kulkas, minyak akan membeku dan berwarna kekuningan. Thawing sebentar sebelum disajikan lagi.
  6. Kalau mau diberi campuran teri/ikan asin/udang drago, goreng semua sampai kering lalu dicampurkan pada saat sambal di goreng terakhir. Kurangi garamnya ya...karena bahan bahan ini sudah asin.
Enjoy it !

Resep Semur Bola Bola Daging

 
 
Halllloooooo..................apa kabar ? Semoga kabarmu di sana baik baik saja , seperti  kabarku di sini juga baik  baik saja.... #salam pembuka khas sahabat pena waktu aku SMA dan kuliah dulu, waktu itu menulis surat untuk teman teman yang hanya aku kenal melalui foto yang hitam putih masih merupakan sesuatu yang menyenangkan# :D
 
Hari ini malam minggu, dan aku tidak punya sesuatu yang penting yang harus dikerjakan kecuali menyambangi blog ini...mumpung internetnya nggak rebutan sama dua users lain di rumahku, alias suami dan anakku :)
 
Okelah, without further ado, kali ini aku mau share resep Semur Bola Bola Daging  a la aku, yang sangat simple tapi enak...salah satu menu makan sehat yang dibawa Cinta ke sekolah pada hari Jumat.
 
Simak ya...
 
Bahan :
 
Bola daging :
 
250 - 300 gr daging sapi cincang
1/3 sendok teh merica bubuk
1/3 sendok teh pala bubuk
1/2 sendok teh kaldu bubuk atau garam
2 sendok makan margarin
 
Kuah :
 
5 bawang merah rajang tipis
3 bawang putih rajang tipis
5 - 6 sendok makan kecap manis (aku pakai Bango)
Air secukupnya (aku biasanya sekitar 1 liter)
2 sendok makan saus tomat (aku pakai Sasa)
1/3 sendok teh merica
1/3 sendok teh pala bubuk
1 1/2  sendok teh kaldu bubuk
1 sendok makan Minyak/margarin
 
Lain lain :
 
2 Tomat buah ukuran sedang, masing masing potong menjadi 6 bagian
2 butir kentang, kupas, potong sesuai selera, goreng, tiriskan
Soun di sedu (kalau suka)
 
Cara membuat :
  1.  Campur semua bahan bola daging sampai rata. Bulatkan dengan ukuran sesuai selera, sisihkan.
  2. Lelehkan margarine di wajan, setelah panas, masukkan bola daging, gunakan api kecil saja. Putar putar bola sampai permukaannya rata berwarna putih ke abu abuan. Angkat dan tiriskan.
  3. Tambahkan margarine atau minyak ke dalam sisa margarin bekas menggoreng daging, tumis bawang merah dan bawang putih sampai Wangi.
  4. Tambahkan kecap manis, saus tomat dan air, masak sampai mendidih. Masukkan bola daging. Didihkan lagi.
  5. Tambahkan bumbu bumbu yang lain, cicipi rasanya dan tambahkan yang diperlukan. Masak kira kira 10 menit sampai benar benar meresap.
  6. Masukkan tomat dan kentang goreng. Masak sampai kentang empuk dan berwarna kecoklatan karena kuah sudah meresap. Tambahkan soun (kalau pakai).
  7. Angkat dan nikmati dengan  nasi putih. Kalau suamiku suka minta dibuatin sambal terasi buat sandingannya.
Gampang kan? Semua rasa bisa di adjust ketika proses memasak sedang dilakukan. Kalau mau kuah banyak ya tambahin aja semua bumbunya...
 
Selamat mencoba... :)
 
 

 


Tuesday, 29 September 2015

KBB #48 -Soes Maker

 
 
 
 
 
 
 
Wow....finally... setelah sekian lama tidak sempat berpartisipasi dalam tantangan tantangan KBB, puji Tuhan kali ini aku bisa ikutan dalam acara 2 bulanan yang diselenggarakan oleh Klub Berani Baking yang aku ikuti selama beberapa tahun terakhir.
 
Sebenarnya sejak menerima Surat Tjinta dari mbak Widya pada tanggal 26 Agustus 2015, aku sudah berniat untuk mengikuti tantangan ke 48 ini...bukan hanya karena aku ingin baking, namun juga karena kali ini adalah ulang tahun KBB yang ke 8. Sebagai member,  aku merasa ikut berkewajiban meramaikan dan merayakannya. Sayangnya karena satu dan lain hal, baru terlaksana pada hari hari terakhir sebelum deadline. 
 
Tantangan KBB ke 48 ini adalah membuat Soes Maker, jajanan kuno yang abadi sepanjang masa. Walaupun namanya "Soes", namun Soes Maker adalah cake atau bolu lembut yang berisi ragout...entah mengapa nama dan bentuknya beda banget :)
 
Camilan ini sering hadir di acara arisan di perumahanku dan awalnya aku pikir tentunya sulit meletakkan adonan ragout di dalam cake tanpa membuat cakenya bantat. Namun setelah aku coba sendiri dengan memakai resep yang diberikan mbak Widya, ternyata mudah dan yang pasti rasanya enak, kombinasi manis dan gurih sangat pas. Bahkan Suamiku yang biasanya kurang suka cake bilang suka dan minta dibuatin lagi, karena dari hasil baking kemarin malam memang sebagian besar aku bawa ke kantor untuk dibagi dengan teman teman, dan Suamiku hanya aku tinggalin 5 biji saja...yang katanya langsung di"hap" dan kurang...maklum, bentuknya memang mungil sih.. :D
 
Baiklah, sekarang aku share dulu resep dan cara pembuatannya ya...silakan dicoba bagi yang penasaran...
 
 


Soesmaker
Sumber: Sajian Sedap
 
Bahan Isi:
1 siung               Bawang putih, dicincang halus
2 sdm                 Tepung terigu protein sedang
150 ml                Air kaldu ayam (aku : pakai air putih saja, tapi next time mau pakai susu cair)
50 gram              Ayam suwir (aku : ayam di rebus, potong kotak kecil)
5 batang              Buncis, diiris halus, direbus (aku : tidak pakai)
30 gram               Wortel, dipotong dadu, direbus
1/4 sdt                  Garam
1/8 sdt                  Merica bubuk
1/4 sdt                  Pala bubuk
1/4 sdt                  Pula pasir
1 sdt                     Seledri, dicincang halus
1 sdm                   Margarin untuk menumis
 
 
 
Cara Pengolahan Isi :
 
  1. Panaskan margarin.
  2. Tumis bawang putih sampai harum.
  3. Tambahkan tepung terigu.
  4. Aduk sampai berbutir.
  5. Tuang air kaldu ayam sedikit-sedikit sambil diaduk sampai licin.
  6. Masukkan ayam suwir, buncis, wortel, garam, merica bubuk, pala bubuk, dan gula pasir.
  7. Masak sampai kental.
  8. Tambahkan seledri. Aduk rata.
  9. Angkat dan dinginkan.
 
 
 
Bahan Cake:
5 bh                       Kuning telur
3 bh                       putih telur
75 gram                gula pasir
1 sdt                      emulsifier (sp/tbm)
75 gram                tepung terigu protein sedang
50 gram                margarin, dilelehkan
 

 
 
Cake:
Kocok telur, gula pasir, dan emulsifier sampai mengembang (dan kental).
 
Tambahkan tepung terigu sambil diayak dan diaduk rata.
 
Masukkan margarin leleh sedikit-sedikit sambil diaduk perlahan.
 
 
Tuang sedikit adonan di cetakan muffin yang dioles margarin. Beri isi.

 
Tutup lagi dengan adonan.
 
Oven 20 menit dengan suhu 190 derajat Celsius.
 


Untuk 25 buah (aku hanya jadi 16 biji (pakai cupcase Moma)



Cepat, mudah dan enak, itulah rasa  Soes Maker yang aku persembahkan untuk ulang tahun KBB...semoga Klub Baking yang challenging (karena sering memberi tantangan tantangan yang tidak biasa) ini makin seru, makin sukses dan semoga para Moderatornya selalu semangat "menggembalakan" para membernya... Happy Birthday KBB!



 

Friday, 25 September 2015

Group Cooking Competition

 
 
 
Okeh...sekarang cerita tentang secuil narsisme dan sebungkah ke-ria-an yang terjadi beberapa bulan yang lalu :D
 
Bulan April 2015, di kantorku diadakan Group Cooking Competition dengan theme "International Food with Indonesian Taste"....jurinya salah satunya adalah Chef Ken (pemenang Master Chef di TV, namun sayangnya aku nggak pernah nonton acara ini). Aku terpilih untuk mewakili Divisiku bersama 4 orang lainnya, yaitu Atik, Diana, Lilis, dan Meli. Sayangnya menjelang acara, Lilis berhalangan hadir sehingga digantikan oleh Frodo.
 
Bersama teamku yang kemudian diberi nama HR Horey, kami merancang menu apa yang akan ditampikan. Aku mencari masukan juga dari WA group 3G kesayangan.
 
Dari awal aku sudah membayangkan Quiche, cuma mau diisi apa itu yang perlu dipikirkan dan disepakati...Beberapa masukan akhirnya membulat menjadi 1 pilihan yaitu Quiche Iwak Pe. Sedangkan untuk beveragenya, kami menyajikan Smoothies Tape Ketan. Lilis merelakan resep Smoothies andalannya yang kami utak atik dikit menjadi berbahan tape ketan.
 
Sebelum hari H, aku dan Lilis melakukan trial dan meminta comment dari teman teman se Divisi. Comment mereka benar benar berharga sehingga kami bisa mendapatkan rasa dan tampilan yang acceptable.
 
Lalu tiba hari yang dinanti nantikan..
 
Memasuki lokasi lomba, aku rada jiper juga karena group group yang lain membawa bahan dan peralatan yang boleh dibilang 'advanced', buah buahan import, salmon, daging steak yang mantep tebelnya,  dengan seragam yang kompak, sedangkan di group kami apronnya aja campur campur dan pinjaman, topi kokinya juga bekas pakai tahun lalu, piring dan cutleries nya pinjam sana sini, gelasnya sumbangan Bidien (thank yo, Dien !)  dan bahan bahannya sederhana banget...tapi show must go on..menang kalah urusan belakang yang penting kami berusaha semaksimal mungkinlah yah...
 
 
Waktu yang disediakan hanya 1 jam...tapi pembagian tugas kami cukup rapi. Ada yang khusus masak Iwak Pe-nya, ada yang nungguin oven, ada yang naburin keju, ada yang bikin Smoothiesnya, ada yang khusus plating. Pokoknya to make the long story short, akhirnya menu kami bisa selesai tepat waktu..eh, malah masih ada sisa waktu ding..
 
Di sela sela masa penjurian, ada lomba supporter. Heboh dan gila gilaan banget para supporternya :D
 
Tiba waktunya para juri berkeliling mencicipi dan mengajukan pertanyaan pertanyaan sehubungan dengan menu yang kami tampilkan. Chef Ken menanyakan proses permbuatan Quiche Iwak Pe kami dan hanya ada 2 komentar yang beliau ucapkan, yaitu "fillingnya kurang kering dikit" dan "Briliant!".  Lalu beliau melanjutkan berkeliling, kumpul sesama juri untuk finalisasi penilaian.
 
 
Ini tampilan menu kami...bukan yang di display untuk di nilai, tapi yang kami tata di meja belakang khusus buat tester teman teman yang hadir.
 
 
 
Akhirnya tiba waktunya, MC Minul yang kocak yang dibooking untuk acara ini mengumumkan para pemenang.. dimulai dari juara 3, juara 2, juara 1 kelompok SKT dan dilanjutkan juara 3, juara 2 dan juara 1 kelompok Monthly employee. Dan, sudah bisa ditebak (karena sudah ada foto di bawah ya :D) kelompok kami memenangkan juara pertama untuk kelompok Monthly employee....
 
 
 
Acara kemudian diakhiri dengan photo rame rame...
 
 


Seneng? Ya senanglah...di mana mana namanya menang pasti seneng...tapi yang bikin lebih seneng adalah orderan Quiche Iwak Pe yang aku dapat dari teman teman tak lama setelah itu... :D


 

Unusual Syrups

 
Ini juga sudah di draft tahun 2011....nggak selesai...dan saking lamanya sampai lupa mau nulis apa waktu itu...tapi tetep aku publish aja deh...buat kenang kenangan
 
 

Kami sekeluarga bukan penggemar berat syrup. Biasanya aku beli syrup hanya kalau suamiku ingin dibuatkan soda gembira. Itu juga 1 botol lamaaaaaaaa banget habisnya. Karena teman teman dan tamu yang datang kerumah juga pada nggak mau kalau ditawarin minum syrup, mereka prefer kopi atau air dingin saja.

Tapi aku kadang suka beli syrup dengan rasa yang tidak umum. Biasanya sih terpengaruh cerita teman teman milis. Atau pemberian saudara. Di rumah banyak banget syrup yang sudah dibuka tapi nggak habis habis. Pernah ada syrup terong belanda...yang menurutku rasanya aneh. Dan akhirnya semuanya dilengserkan ke si mbak :)

Saat ini ada 3 macam syrup yang termasuk syrup tidak umum di rumahku. Sirup buah Kawis, Sirup Markisa dan Mimosa Lemon Squash. Enak? Hmmm.... -> memang di draft hanya stop sampai di sini...:D

 
 
 

Kamar Bola

1 (3)

Hai...hai...

Ketemu lagi di blog eike yah..

Resep ini sudah lama ada di 'draft', nggak keburu menyelesaikan posting dan baru sekarang aku update dan publish...mumpung lagi cuti habis Lebaran Haji :)

Ceritanya, waktu aku kecil, almarhum Papi sering mengajak kami sekeluarga makan malam di sebuah Chinese Resto di Semarang yang dulu namanya "Happy" dan sekarang berubah menjadi Resto "Bahagia" #as simple as that...ownernya biasa kami panggil Koh Hien, dan lokasinya di jalan Gajah Mada. FYI saja, resto ini punya banyak menu yang mengandung pork, jadi bagi yang tidak mengkonsumsi pork, jangan iseng ke sono yo..

Menu yang sering Papi pesan di resto Happy, selain bakmi goreng, bestik lidah, cap cay, ca kekian, burung dara goreng yang semuanya taste like heaven... adalah Kamar Bola.

Nama yang agak aneh ya, tapi sebenarnya menu ini adalah campuran aneka bakso (yang bulat seperti bola), jamur, doporten (kacang polong), sayur dan pada akhirnya nanti dikentalkan dengan maizena.

Sudah lama menu ini tergeser dari memoriku, saking sudah lama banget tidak menikmatinya. Sampai beberapa waktu yang lalu, aku beli buku masak terbitan Femina yang ditulis oleh ibu Hiang Marahimin (bukunya keren banget, swear ! Wajib dimiliki oleh peranakan Tionghoa Semarang, terutama yang merantau seperti aku) dan di dalamnya ada resep Kamar Bola.. wow.. wow.. wow...seneng banget, ternyata Menu Kamar Bola bukan hanya rekayasa Koh Hien, tapi memang menu yang ada pakemnya :)

So, here I am, mencoba resep yang sederhana tapi enyaks... ini aku share resepnya sesuai buku ibu Hiang, tapi kalian boleh memodifikasinya sesuai selera, sesuai bahan yang tersedia, sesuai tingkat kemalasan masing masing :)

Kamar Bola
Hiang Marahimin

Bahan :
250 gr   udang ukuran sedang
50 gr  jamur tiram, iris iris 1 cm
Minyak goreng
2 siung bawang putih cincang
1/2 bawang Bombay, iris melintang 1/2 cm
50 gr wortel, iris melintang 1/2 cm (kalau aku, wortelnya direbus dulu 1/2 matang)
2 sdm kacang polong segar/beku, rebus, tiriskan
1 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air

Perendam (campur jadi satu)
1/4 sdt garam
1/4 sdt gula pasir
1/4 sdt ang ciu (kalau mau diganti, ganti saja dengan kecap inggris)

Bakso :
2 sdm bawang merah goreng
1 sdt ebi, rendam hingga empuk, haluskan, sangrai
250 gr daging ayam giling
50 gr lemak ayam, cincang halus
1 sdm tepung kanji
1 butir telur
1/2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk

Saus : campur jadi satu
100 ml kaldu/air
2 sdm saus tomat
1/2 sdt gula pasir
1/2 cm garam
1 sdt kecap manis

Cara membuat :
  1. Kupas kulit udang, belah punggungnya, buang kotoran hitam yang ada, tinggalkan ekornya. Rendam udang dan jamur secara terpisah dalam campuran bahan perendam +/- 30 menit
  2. Campur semua bahan bakso, aduk rata. Panaskan minyak yang banyak dalam wajan. Bentuk bulat dengan 2 buah sendokk the yang sudah dibasahi air, segera goreng hingga berwarna kecoklatan. Angkat, tiriskan
  3. Panaskan +/- 3 sdm minyak goreng dalam wajan, tumis bawang putih hingga mulai menguning. Masukkan bawang Bombay, aduk hingga agak layu. Masukkan udang, jamur tiram dan wortel, masak cepat dengan api besar hingga udang berubah warna. Tuang campuran saus, masukkan bakso dan kacang polong. Tutup wajan dan masak selama 1 menit. Tambahkan larutan tepung Maizena, teruskan memasak hingga kuah mengental. Angkat dan sajikan.
Gampang kan? Tapi yang aku buat lebih gampang lagi...baksonya aku pakai bakso siap pakai dan terdiri dari bakso udang, bakso ikan dan bakso cumi trus jamurnya aku pakai jamur campignon kalengan.. tentu saja kalian bisa memodifikasi dengan menambahkan cumi :)

Happy trying...


2 (2)

Tuesday, 2 June 2015

Ca Brokoli Bawang Putih

1 (2)


....ini postingannya sudah ada di draft hampir 2 tahun yang lalu, tapi nggak sempat publish, jadi sekarang aja publishnya..

Banyak orang mengkonsumsi Brokoli karena katanya bagus untuk mencegah kanker...kalau aku senang mengkonsumsi Brokoli, karena menurutku memang enak :)


Dan kalau aku masak brokoli, biasanya sangat sangat simple, cuma pakai bawang putih cincang, merica dan kaldu bubuk saja, nggak ada tambahan bahan bahan hewani. Caranya juga simple, bawang putih cincang ditumis dengan sedikit minyak, lalu beri sedikit merica, tumis sampai wangi, lalu masukkan brokoli yang sudah dipotong potong. Tumis sebentar sampai brokoli berubah warna, tambahkan sedikit air didihkan dan kaldu bubuknya. Masak sampai tingkat kematangan yang diinginkan. Kalau mau variasi lain, boleh pakai kecap ikan atau kecap Rajarasa sebagai tambahan warna asinnya. Kalau mau tambahan sayur, bisa ditambahkan irisan wortel yang sudah direbus setengah matang untuk menghilangkan rasa langunya.




Kabar Sekilas..


Just want to let you know,that this blog is still alive.. :D

Saya tetap cooking, tetap baking, tetap selling, hanya saja, karena keterbatasan waktu dan sarana, blog ini terbengkalai sekian lama.

Tapi jangan kuatir (ehmm....barangkali aja ada yang kuatir yah :D), saya akan posting posting lagi dan menemui para pembaca setia.

Sementara sekian dulu, saya masih menseleksi foto foto orderan atau hasil dapur saya yang numpuk di hard disk dan kamera :)

See  you when I see you...

Wednesday, 2 October 2013

Selada Air Masak Bawang Putih

01Selada air (28)



Alternative sayur lainnya adalah Selada Air yang banyak dibawa oleh tukang sayur keliling di perumahanku.

Bahan :
 
3 ikat selada air, ambil daun dan sedikit batangnya
5 bawang putih cincang
sejumput merica
1sdt kaldu bubuk (boleh dikurangi atau ditambahi, sesuai selera)
 
Cara membuat :
  
  • Tumis bawang putih dengan sedikit minyak kedelai, taburkan merica, masak sampai wangi
  • Masukkan selada air, tumis sampai lemas dan berair
  • Tambahkan kaldu bubuk
  • Masak sampai tingkat kerenyahan yang diinginkan
  • Sajikan
 



01Selada air 2(28)

Oseng Labu Siam

1 (6)

Kalau aku lagi niat mengurangi makan karbohidrat, biasanya aku membuat tumisan tumisan sayur yang simple, mengenyangkan dan (menurutku) enak.

Salah satu menu yang sering aku buat adalah Oseng Labu Siam ini.

Bahan :

3 labu siam ukuran besar
5 bawang putih cincang
sejumput merica
1sdt kaldu bubuk

Cara membuat :

Kupas dan potong potong labu siam dengan ukuran sedikit lebih besar dari korek api, remas remas dengan garam lalu cuci berih
Tumis bawang putih dengan sedikit minyak kedelai, taburkan merica, masak sampai Wangi
Masukkan labu siam, tumis sampai lemas dan berair
Tambahkan kaldu bubuk dan sedikit air kalau perlu
Masak sampai tingkat kerenyahan yang diinginkan
Sajikan


...as simple as that...



2 (5)

Pisang Bakar Coklat Keju

1pisbak2


Dulu waktu aku hamil Cinta, suamikulah yang merasakan ngidam. Dan ngidamnya selama beberapa bulan adalah Pisang Bakar Coklat Keju ini. Sering banget minta dibuatin, hampir setiap minggu minta beli pisang dan dibakar...dan permintaannya selalu sama, pisangnya harus dalam keadaan masih keras. 

Mumpung inget, aku sempatin dokumentasi resep simple yang sampai sekarang masih sering dimintanya - walaupun tidak sesering dulu:)


Bahan :

Pisang Kepok merah setengah matang
Margarine untuk olesan
Muisyes (chocolate rice)
Keju parut
Susu coklat kental manis

Cara membuat :

Kupas pisang, belah jadi 2 di tengah tapi jangan sampai putus
Bakar di atas api langsung, atau menggunakan panci telfon sambil sesekali diolesi margarine sampai matang
Letakkan di atas piring, tuangi susu coklat kental, parutan keju dan muisyes
Nikmati selagi hangat


Friday, 27 September 2013

Soup & Perkedel Kentang

Soup perkedel (48)



Hari Jumat adalah hari makan sehat di sekolah Cinta. Semua anak harus membawa nasi dan lauk lengkap dan buah.

Berhubung anakku masih picky soal menu, hanya 2 menu yang dia suka (eh...sekarang sudah 3 ding), yaitu Sayur Bayam dan Ayam Goreng, Soup dan Perkedel dan baru hari ini dia bawa Capcay.

Kali ini aku share resep Perkedel a la Keluarga Cinta..

Bahan ;

6 kentang ukuran sedang,
2 sdm bawang goreng
2 bawang putih goreng,haluskan
1/2 kaleng kecil kornet (Corned beef)
1 sdt Kaldu bubuk
Sejumput Merica
Sejumput Pala bubuk
3 helai Seledri dan batangnya, Rajang kasar

3 putih telur kocok lepas


Cara membuat :

Kupas kentang, potong potong dan goreng sampai matang
Haluskan kentang ketika masih panas
Masukkan semua bumbu bumbu, ratakan dan  bentuk bulat gepeng
Panaskan minyak di wajan
Kocok putih telur sebentar,  lalu gulingkan perkedel  yang sudah dibentuk ke dalam putih telur
Goreng*, dan hidangkan.

*Menggorengnya nggak perlu terlalu lama, karena kalau terlalu lama bisa pecah*



1Soup perkedel (45)

Peanut Butter Cookies buatan Cinta :)


2 (3)


Ini dia hasil kerja Cinta, anakku yang aku ceritakan di sini 

Resepnya dapat dari blog NCC (Natural Cooking Club).

Dulu waktu budenya suamiku di Njorongan, Probolinggo masih hidup, setiap lebaran kami sowan ke rumah beliau dan salah satu suguhannya adalah kukis kacang seperti ini. Rasanya enaaaak banget. Cari cari resepnya, ternyata di NCC ada, dan pembuatannya juga gampang, nggak perlu mixer dan bahan bahannya juga bisa  dijumpai di supermarket deket rumah :D

Coba bikin yuk...


Kue Kering Selai Kacang
Fatmah Bahalwan
250 gr        tepung terigu
100 gr        gula halus
125 gr        selai kacang halus
100 ml        minyak goreng
1 sdm         susu bubuk full cream
½ sdt          garam
1 sdt           mentega

Bahan olesan:

3  kuning telur, kocok lepas dengan 1 sdt susu cair (aku pakai 2 saja sudah cukup)

Cara membuatnya:

  1. Dalam wadah, aduk rata gula halus, selai kacang, susu, minyak goreng, dan mentega hingga rata. Masukkan  tepung terigu secara bertahap sambil diaduk hingga rata.
  2. Bentuk adonan bulat-bulat  #kalau Cinta ,adonan di gilas, lalu dicetak dengan cookie cutter#, tata dalam loyang, panggang dalam oven bersuhu 140 derajat Celsius hingga setengah matang, angkat.
  3. Poles bagian atasnya dengan bahan olesan.  
  4. Panggang lagi hingga matang.
-

Thursday, 26 September 2013

Her Baking Day :)

a b

Ceritanya, suatu hari di sekolah Cinta, ibu guru bertanya, siapa diantara murid murid yang bisa memasak atau membuat kue tanpa bantuan. Secara otomatis Cinta dan beberapa temannya tunjuk jari , termasuk beberapa murid cowok.  Trus Mam bilang 'Bener loh ya....nggak boleh bohong, ntar kapan kapan disuruh praktek loh'. Cinta mengangguk...tapi ternyata sampai rumah dia galau juga. Maksain praktek bikin kue yang beneran murni hasil kerja dia dari menimbang sampai finishingnya.

Ya wis lah, begitu ada waktu, aku ajak dia bikin kukis saja yang simple dan pasti berhasil.

Setelah aku catatkan resepnya dan siapkan bahan bahannya, Cinta langsung beraksi.

c d

Waktu adonan harus di rolling, aku mau bantu, tapi tidak diijinkannya, dengan alasan 'Nanti nggak murni buatan Niek'...haissss.... :D

Dia hanya minta aku memberi contoh sekali saja dan berikutnya dikerjakannya sendiri.

d f

Urusan cetak mencetak juga dilakukan sendiri, biarpun sudah bosan tapi karena niat dan tekad yang bulat, diselesaikan juga.


g



h i

Bagian yang paling disukai adalah memecah telur dan mengolesi adonan sebelum dipanggang

Untuk menghidupkan oven dan mengeluarkan dari oven, tentunya masih aku bantu :)

Setelah kukis matang, dia lagi yang menyusun di cooling rack.

9 10


Dan inilah hasil kerjanya. Begitu kukis siap dimakan, Cinta langsung mengambilkan beberapa keping kukis untuk Apak dan mbak Yanti, dan dengan bangga bilang 'Ini buatan Niek sendiri loh'..


3

Kapan kapan bikin kue lagi ya, Nak :)

11

Lasagna orders


2 (4)

Pesanan teman teman kantor tanggal 19 Agustus 2013 kemarin... Lasagna...


1 (5)