Showing posts with label Obat. Show all posts
Showing posts with label Obat. Show all posts

Tuesday, 11 October 2011

Resep Oseng Oseng Labu Siam

 
amanisa2


 
Aku suka makan labu siam, atau jipang (Jateng), atau manisa (Jatim). Di masak apapun aku suka, kecuali kalau dibuat campuran rawon seperti menu salah satu katering di kantorku :D.

Labu siam biasanya aku masak sambal goreng, sayur bening, fruit coctail, oseng oseng atau hanya dikukus lalu dimakan dengan sambal. Untuk fruit cocktail, labu siam dipotong sesuai selera, rendam dengan air kapur selama 3 - 4 jam, lalu rebus dalam air gula. Beri pewarna makanan sesuai selera. Dan campurkan dengan buah buahan yang lain.

 
Ada penelitian menyatakan bahwa Labu Siam bisa mengobati darah tinggi, kholesterol, menurunkan demam, melancarkan buang air kecil dan asam urat. Pucuk daunnya yang masih muda bisa dimakan juga. Getahnya bisa untuk menghaluskan telapak kaki yang pecah pecah. Tapiiii..perhatian, untuk penderita rheumatik, tidak boleh makan labu siam karena sifat buahnya yang dingin dapat memancing kambuhnya rheumatik.

Untuk cara mengkonsumsi labu siam untuk obat, silakan browsing sendiri, banyak banget informasi mengenai ini :)

Kali ini aku share resep Oseng Oseng Labu Siamnya saja...Kali ini nggak pakai udang atau daging dagingan, jadi bisa dimasukkan dalam kategori Menu Vegetarian :D

Bahan :

3 buah labu siam,
4 bawang merah iris tipis
4 bawang putih iris tipis
3 cabe rawit atau sesuai selera
1 cabe merah besar atau sesuai selera
1/2 sdt garam
1/2 sdt vetsin
1 sdt gula pasir
2 lembar daun salam buang tangkai daunnya
1/2 jempol lengkuas/laos dimemarkan
Sedikit minyak untuk menumis

Cara Membuat :
  • Kupas labu siam, buang getahnya dengan cara dipotong jadi 2 lalu digosok gosokkan satu sama lain, sehingga keluar getahnya, cuci bersih, potong sedikit lebih besar dari korek api.
  • Tumis bawang putih, bawang merah, lengkuas dan daun salam sampai harum
  • Masukkan cabe, tumis sebentar
  • Masukkan rajangan labu siam, tumis sampai agak layu
  • Bumbui dengan garam, vetsin dan gula sampai sesuai selera
  • Masak sampai tingkat kematangan yang kita mau. Kalau aku sebenarnya suka yang masih crunchy, tapi kemarin minta si Yuk gantian ngoseng karena aku ada perlu, ternyata kelamaan masaknya jadi lemes :)
  • Sajikan....


 
amanisa1


 

 

 

 

Friday, 29 July 2011

Daun Mint

daun mint

Cuma mau nunjukin aja, barangkali ada yang belum pernah lihat. Ini adalah penampakan daun Mint(Mentha cordifolia) . Baunya seperti bau odol orang dewasa, semriwing... Selain dipakai untuk garnish (hiasan makanan) ternyata banyak manfaatnya, seperti menyembuhkan asma, meningkatkan aliran darah dan lain lain. Sila browsing di sini untuk manfaat dan cara penggunaannya ya...

Harganya murah, seikat nggak sampai Rp 3,000 kalau di Superindo, Rungkut. Di Giant, kadang ada, kadang enggak.

Sayangnya mudah layu, jadi kalau mau dipakai untuk beberapa kali kesempatan kudu disimpan di kulkas trus disemprot air (pakai sprayer)

Monday, 7 December 2009

Buah Tempayang ampuh untuk panas dalam...



Sekali kali posting resep obat, ah... :)

Ini adalah buah tempayang yang kadang disebut juga tempoyang, merpayang, kembang semangkok batu, atau kalau di toko obat China diberi nama beng ta hai (phung tha lai).

Bentuknya seperti buah melinjo tapi sudah dikeringkan.

Aku lebih suka menyebutnya beng ta hai. Fungsi beng ta hai yang terutama adalah menyembuhkan panas dalam, sakit tenggorokan dan batuk. Namun konon kabarnya juga bisa menyembuhkan sakit ambeien.

Cara mengkonsumsinya, ambil 4 - 5 butir beng ta hai,cuci sebentar agar pasir dan kotoran hilang lalu sedu / rendam dengan 1 gelas air mendidih, biarkan dia mekar. Air akan berwarna kecoklatan.





Setelah beng ta hai mekar sempurna, minum airnya. Minum 3 kali sehari. Biasanya kalau sakit tenggorokan atau sariawan yang nggak parah parah banget, 2 kali minum saja sudah sembuh total.



Gambar di atas adalah beng ta hai yang sudah mekar (dan siap untuk dibuang :D), bentuknya seperti jelly dengan biji di tengahnya. Rasa airnya akan seperti air tanah, tapi beneran, ampuh banget...kalau terpaksa boleh di tambah sedikit madu. Ingat ya, setiap kali mau minum, pakai beng ta hai yang masih baru, bukan yang sudah mekar.

Terakhir beli harganya Rp 90,000/500 gram di Ban Seng Tong Surabaya. Aku biasa nyetok di rumah, karena bentuknya kering jadi tahan lama.