Showing posts with label Daun bumbu. Show all posts
Showing posts with label Daun bumbu. Show all posts

Friday, 29 July 2011

Daun Mint

daun mint

Cuma mau nunjukin aja, barangkali ada yang belum pernah lihat. Ini adalah penampakan daun Mint(Mentha cordifolia) . Baunya seperti bau odol orang dewasa, semriwing... Selain dipakai untuk garnish (hiasan makanan) ternyata banyak manfaatnya, seperti menyembuhkan asma, meningkatkan aliran darah dan lain lain. Sila browsing di sini untuk manfaat dan cara penggunaannya ya...

Harganya murah, seikat nggak sampai Rp 3,000 kalau di Superindo, Rungkut. Di Giant, kadang ada, kadang enggak.

Sayangnya mudah layu, jadi kalau mau dipakai untuk beberapa kali kesempatan kudu disimpan di kulkas trus disemprot air (pakai sprayer)

Tuesday, 8 September 2009

Klenthang a.k.a. buah kelor

Photo daun kelor (Moringa oleifera) dipinjam dari sini


Sering dengar ungkapan 'dunia tak selebar daun kelor'? Coba lihat photo di atas. Sekarang kalian tau seberapa besarnya daun kelor kan? Cuma seuplik kecil. Daun kelor ternyata banyak manfaatnya , bahkan kelor termasuk TOGA (tanaman obat keluarga). Pohonnya bisa sampai 6 meter tingginya. Daun kelor mengandung vitamin A yang sangat tinggi dan kalsium. Sila baca lebih detail di sini.



Nah, kalau yang ini adalah buahnya. Di Jawa disebut klenthang. Bentuk mentahnya sekilas seperti gambas atau oyong tapi panjang dan kurus. Kulitnya agak keras berwarna hijau tua.


Sebelum dimasak, dikupas kulitnya tipis tipis, potong potong lalu dibuat (campuran) sayur asem. Rasanya? Nggak istimewa, seperti makan ketimun rebus kalau menurut aku. Makannya dikunyah kunyah diambil isinya trus kulitnya dibuang. Kenapa tidak dikupas seluruh kulitnya? Karena akan hancur waktu dimasak :)


Mistik dikit nih...konon ceritanya, kalau ada orang yang memasang 'susuk' ditubuhnya, pantang makan daun dan buah kelor, karena susuk tersebut akan keluar dengan sendirinya. Masih menurut hikayat, kalau ada orang yang sudah tua (biasanya di desa), yang sudah lama sakit parah, tidak bisa bicara, tidak bisa apa apa, tapi tidak segera meninggal, oleh tetangga dan keluarganya akan disabet (dipukul) dengan seikat daun kelor. Maksudnya,kalau dia pasang susuk waktu muda, supaya susuknya itu keluar dan muluslah exit permitnya ke alam baka. Itu kalau dia pasang susuk. Tidak ada yang tahu, karena dia sudah tidak bisa cerita toh?.


BTW, ada yang nggak tau 'susuk' ? Ok, let me explain based on my knowledge.

Susuk (bukan susuk KB loh ya :D) adalah benda kecil seukuran garam kasar yang dimasukan kedalam tubuh secara mistis oleh seorang dukun. Biasanya tujuan memasang susuk adalah untuk mendapatkan kekayaan, kecantikan, pengasihan, kekuatan, kekebalan dan lain lain. Susuk ada yang dari perak, emas, berlian (kadang disebut juga intan), kekuatannya berdasarkan jenisnya, alias makin mahal makin tokcer.

Nah, orang yang memakai susuk, harus melepaskan susuknya sebelum ia meninggal. Kalau sampai dekat ajal dia masih memakai susuk, maka ceritanya seperti yang aku ceritakan di atas, dying tapi nggak bisa meninggal juga. Pantangan orang yang memakai susuk, antara lain pisang emas, daun kelor, tidak boleh jalan di bawah tangga, makan sate tidak boleh langsung menggigit dari tusuknya, dll.

Percaya nggak percaya, tapi sampai sekarang, masih banyak orang memasang susuk. Bahkan sering ada iklannya di koran/majalah kuning. Banyak pejabat dan artis yang pakai. Nggak percaya?? Kirimin aja sayur asem klenthang...berani nggak mereka makan..hihihih..

Demikianlah cerita nggak penting dari aku tentang susuk.... sekarang mari kembali ke dunia orang normal saja... :)

Thursday, 22 January 2009

Daun jambu biji (Psidium guajava)


Dipakai dalam masakan telor pindang. Rasanya sepet, baunya wangi. Bisa dipakai sebagai obat diare. Caranya : 15 lembar direbus dengan 2 gelas air, tunggu sampai air menjadi 1 gelas. Minum sampai diare berhenti.
http://www.plantamor.com/spcindex.php
Jambu BatuPsidium guajava L. Familia: Myrtaceae Indonesia: Jambu batu, Jambu biji, Jambu kluthuk (Jw), giawas (Papua)... Malaysia: Jambu Batu, Jambu Biji... Pilipina: Bayabas, Guayabas, Kalimbahin, B... Thailand: Farang... Vietnam: Oi... Cina: Fan shi liu gan... Inggris: guava

Daun Ginseng (Panax quinquefolius)


Berupa tanaman perdu. Bunganya ungu kecil kecil. Daunnya enak dimakan sebagai sayur, dibuat tumis, masak dengan bumbu seminimal mungkin. Aku biasanya masak hanya dengan cincangan bawang putih, garam dan sedikit gula pasir

Daun jeruk purut (Citrus hystrix)

Jenis tanaman jeruk yang paling banyak gunanya. Daunnya dipakai untuk memberi aroma masakan, seperti soto, opor, dll. Bisa juga di pakai sebagai pewangi bika ambon. Air buahnya juga sering dipakai sebagai di soto Banjar.

http://www.plantamor.com/spcindex.php
Jeruk Purut Citrus hystrix Dc Familia: Rutaceae Indonesia: Jeruk purut... Malaysia: Limau purut... Pilipina: Kabuyaw... Thailand: Luuk makruut... Cina: Ma feng cheng... Jepang: Kobu mikan... Inggris: Caffir lime

Daun Suji / Pandan hijau (Pleomele angustifolia)


Mirip pandan wangi, tapi bentuknya lebih kecil dan tanamannya lebih tinggi. Biasanya diambil airnya untuk memberi warna hijau alami pada makanan seperti klepon, dll. Gampang tumbuh dimana saja dan cepat berkembang biak.

Pandan Wangi

Paling sering dipakai untuk kolak, nagasari, bubur, dan beberapa camilan lain. Bisa juga untuk masak 'ayam goreng bungkus daun pandan'

Tumbuh berupa tanaman semak. Semakin subur ditempat sejuk dan tidak terpapar matahari langsung.

http://www.plantamor.com/spcindex.php


Pandan WangiPandanus amaryllifolius Roxb. Familia: Pandanaceae Indonesia: Pandan Wangi, Daun pandan... Malaysia: Pandan rampeh... Pilipina: Pandan, Pandan mabango... Thailand: Cây cõm nếp, Bai toey, Bai toey hom... Vietnam: Dúa thom... Cina: bān lán (Mandarin)... Jepang: Nioi tako no ki... Inggris: Fragrant pandan

Daun salam koja / daun kari / daun temurui (Murraya koenigii)


Berupa tanaman perdu. Daunnya memiliki aroma khas menyengat. Cocok untuk masakan gule dan kari. Cepat berkembang biak dengan biji. Buahnya kecil kecil berwarna ungu rasanya agak agak manis, setahuku tidak bisa dimakan...atau at least, aku tidak pernah memakannya.

http://www.plantamor.com/spcdtail.php?recid=1935

SALAM KOJAMurraya koenigii (L.) Sprengel

Nama umum Indonesia: Salam koja, daun kari, temurui
Inggris: curry tree, curry leaves

Klasifikasi Kingdom : Plantae (tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (berpembuluh)
Superdivisio : Spermatophyta (menghasilkan biji)
Divisio : Magnoliophyta (berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub-kelas : Rosidae
Ordo : Sapindales
Familia : Rutaceae (suku jeruk-jerukan)
Genus : Murraya
Spesies : Murraya koenigii (L.) Sprengel
Kerabat dekat:Kemuning

Pohon ini punya buah, yang kalau sudah tua berwarna ungu kehitaman. Gampang dikembang biakkan hanya dari bijinya.

Buah pohon kare

Di rumah sering aku biarkan saja biji biji yang sudah tua jatuh ke tanah dan tak lama kemudian tumbuhlah pohon baru...

Daun Salam (Syzygium polyanthum)


Daun salam ini paling sering hadir di masakan Jawa. Baunya menambah sedap aroma masakan. Biasanya yang dipakai adalah yang tua. Semakin tua daun semakin kaku. Bisa tetap segar setelah dipetik bila disimpan dengan suhu ruangan, tanpa masuk kulkas selama 1 minggu.
Selain digunakan sebagai daun bumbu, daun salam juga bisa menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Caranya : rebus 20 lembar daun salam dengan 2 gelas air, tunggu sampai air menjadi 1 gelas. Minum hangat hangat. Sehari minum 2 kali.