Thursday, 4 November 2010

Kering Tempe My Way... :)


Aku bukan penggemar tahu ataupun tempe....terutama kalau tempe cuma digoreng dengan sedikit garam..apalagi dicemplungin ke dalam sayur...uuuggghhh...gak banget...

Tapi kalau tempe dimasak kering begini, aku suka, tapi harus yang bener bener enak. Dan selama ini, menurutku, kering tempe yang paling enak adalah buatan Mamieku. Tempenya empuk (tempe Semarang memang tidak sepadat tempe Jawa Timur), bumbunya merasuk, dan legit. Biasanya Mamie masak kering tempe sebagai pendamping sayur lodeh.... Di beberapa pasar tradisionil di Semarang, kering tempe ini dibuat sebagai pendamping ketan (ketan diberi parutan kelapa dan kering tempe ini...rasanya cocok banget)

Yang aku perhatikan dari kering tempe buatan orang orang, kebanyakan tidak memakai santan, sedangkan kering tempe Mamie pakai, jadi tambah enak. Tapi  beda kering tempe beliau dan kering tempeku adalah...aku tidak pakai lengkuas dan daun salam. Karena dua bahan itu membuat masakan kerasa 'nJawani dan seperti yang pernah aku bilang, kalau makin sering dihangatkan, rasanya makin dominan. Eh, ada satu bahan yang Mamie pakai tapi aku nggak pakai, karena lagi nggak punya stock, yaitu udang kecil kupas.

Nah, tadi pagi aku sempat masak ini dan sekarang aku share resep kering tempe a la Keluarga Cinta. Buat cici,adik dan keponakanku, ingat  ya, kalau pengen persis masakan Mak Kiem, nggak pake tomat, tapi ditambah lengkuas gecek, daun salam, udang dan sedikit gula Jawa (secuil aja, asal ada, biar sedep kata Mak)...

Bahan :

2 papan tempe, potong kotak kecil
5 bawang merah,rajang tipis
4 bawang putih, rajang tipis
5 cabe rawit atau sesuai selera
2 cabe merah besar iris miring atau kotak kotak
1 tomat merah besar, potong potong
1 gelas air (kalau tempenya keras, pakai 2 gelas air)
50 ml santan kental siap pakai
4 sdm kecap manis (nggak pernah ketinggalan ! :D)
1 sdt garam

Cara membuat :

Goreng tempe setengah matang, sisihkan
Tumis bawang putih dan bawang merah sampai harum
Masukkan cabe dan tomat, tumis sampai layu
Masukkan tempe, aduk sebentar
Tambahkan kecap manis, aduk rata
Masukkan air, santan dan garam
Masak sampai mengering sambil diaduk aduk
Sajikan...



Note : cara menghangatkan bisa dikukus, atau pakai wajan langsung. Kalau pakai wajan langsung, harus ditambahkan sedikit air lagi supaya tidak gosong...

4 comments:

ikha said...

mbak uenak ketokane.. btw kalo resep maminya mbak mirip kayak resep mamiq huhuhu....

Keluarga Cinta said...

Ikha,

ketokane khas Jateng yo kering tempe iki...

iki ngono postingan kangen masakan si mbok :)

salam,

Tuty said...

Hanna,

Iki rodho mirip oseng2 yo katimbangan kering tempe. Nek kering tempe opo dudu gorengan tempe (tipis & garing) terus digulani.

Wah pokoke masakanmu yo enak ketoke. Sayang nang kene aku kudhu nggawe tempene sek.

Best,
Tuty Scent of Spice

Keluarga Cinta said...

@ Tuty,

kalo di Semarang, ketoke sing disebut kering tempe yo gini ini, ndak patio kering :D

bikin tempe dulu sebelum bikin kering tempe? haiyaaaa....butuh perjuangan berat yo? hahaha