Friday, 13 March 2009

Sukun Jogja

disebut sukun Jogja, karena di Jogja banyaaaaaaaaaak banget..


Pernah nggak makan sukun, tapi sukunnya yang warnanya kuning seperti di atas? Enak banget rasanya ya...dagingnya manis dan lembut.
Kalau di Surabaya, sukun kuning ini adanya hanya di super market tertentu dan adanya hanya waktu waktu tertentu saja. Yang ada di pasar adalah yang warna hijau dan sukun Madura yang sudah dikukus, yang..menurut aku nggak enak rasanya kalau digoreng (apalagi dimakan gitu aja..hihih)
Waktu aku masih tinggal di Semarang, gampang nyari sukun jenis ini. Tapi, di Jogja ternyata sukun ini berlimpah limpah. Di Malioboro banyak banget. Harganyapun dihitung perbuah, bukan per gram seperti di super market. Dan murah pula, hanya sekitar Rp 5000 - 6,500. Kalau di super market, sekilo Rp 10,000an padahal 1 biji bisa lebih dari 1 kg. Saking serumah seneng sama sukun, kalau tau ada teman yang jalan ke Jogja bawa kendaraan sendiri pasti aku titipin untuk beli.
Setiap musim hujan seperti sekarang ini Pok dan Cinta ngarep ngarep camilan sukun goreng...jadi kemarin, waktu kami blanja ke Superindo dan lihat ada sukun Jogja bagus bagus, langsung beli 4..soalnya jarang jarang nemu sih...dan di rumah ada 2 mbak dan 1 pak tukang yang ternyata juga suka sama sukun Jogja :D
Sukun kuning ini, enak kalau direndam dengan bumbu garam, kunir & ketumbar yang dihaluskan, trus diberi air secukupnya dan biarkan semalaman dikulkas (tapi jangan terlalu lama juga disimpannya karena warnanya jadi merah). Kalau mau makan tinggal di goreng. Di rumahku, Pok dan Cinta sukanya diirisnya tipis tipis jadi waktu digoreng agak agak crispy, tapi kalau di rumah Mamie di Semarang dibuat agak tebal, lebih kerasa empuknya. Sama enaknya, tergantung selera saja.

1 comment:

deviw said...

hai mbak, 1st timer visitor nih. bener tuh mbak, kalo di dusunku banyak yang punya pohon sukun. sampe2 kalo berbuah, jatuh dan akhirnya busuk. soale yang punya pohon dah pindah kekekke. tapibukan gendruwo lho. berkah dalem.