Sungguh penasaran dengan rasa bubur atau kolak yang satu ini. Selama ini saya selalu membuat dan makan bubur candil yang terbuat dari tepung ketan dan saya suka sekali. Nah, selama bulan ramadhan ini banyak sekali foto bubur biji salak ubi bersliweran, jadi tambah penasaran 😄
Jadi hari ini saya sempatin trial. Resepnya dapat dari internet, more or less sama, hanya ada yang menambahkan gula halus di adonan, ada yang tidak. Saya tidak tambah gula lagi, karena ubi kuning yang saya pakai sudah manis. Bikin dari 500 gr ubi, ternyata jadinya banyak 😀
Bubur Biji Salak
@hannakeluargacinta232
Bahan:
500 gr ubi kuning, kupas, potong potong
1 sdt garam
200 gr tepung tapioka
Kuah:
200 - 250 gr gula merah (adjustable)
2 sdm gula pasir
3 lembar pandan, ikat
1,5 lt air
3 sdm munjung tepung tapioka, cairkan dengan air matang sedikit
Kukus ubi sampai benar benar empuk (+/- 30 menit)
Haluskan dengan potato masher atau FP.
Masukkan garam dan tepung tapioka
Uleni sampai khalis, sampai tidak menempel di tangan.
Bulatkan dengan ukuran sesuai selera.
Didihkan air dan daun pandan, masukkan gula, masak sampai gula larut. Saring untuk membuang kotoran bawaan gula.
Didihkan lagi, masih dengan daun pandan.
Masukkan bola ubi, masak sampai ubi mengapung, kurleb 15 menit, sesekali diaduk pelan. Test rasa.
Terakhir masukkan larutan tapioka, masak sambil diaduk pelan sampai kental dan meletup letup
Sajikan dengan kuah santan :
400 ml air
300 ml santan instant
2 sdt garam
2 lembar daun pandan
1 sdm tepung beras, cairkan dengan sedikit air matang
Rebus air, garam dan daun pandan sampai wangi. Masukkan santan. Aduk aduk sampai mendidih. Terakhir masukkan larutan tepung beras, aduk aduk lagi sampai agak kental. Jangan ditinggal karena mudah meluber.
#resepkeluargacinta
#trialresep
#bijisalak
No comments:
Post a Comment