Monday, 23 November 2009

Soes bagai bunga kembang tak jadi :)



Sebagai anggota Milis NCC rasanya kok nggak pantes kalau melewatkan event eventnya, walaupun gong tanda penutupan event NCC Soes Week sudah ditabuh oleh Nyonya Soes 1 :)


Jadi biar koleksi resep soes kita nambah 1 lagi, terimalah persembahan dari Nyonya Soes 2 yang bertajuk, Soes Bagai Kembang Tak Jadi. Diberi nama seperti itu, karena cita citaku sebenarnya pengen bikin soes bunga seperti mbak Anti dan Vivi Liong, tapi rupanya aku salah beli cetakan. Sehingga hasilnya nggak mirip bunga sama sekali, malah cenderung mirip Swastika, benderanya Nazi..hiks... tapi nggak papa, yang penting aku sudah tau caranya sehingga next time kalau nemu cetakan yang benar bisa buat soes bunga beneran.




Soes bagai bunga tak jadi ini merupakan pesanan Meita hari ini, bersama Amris, Klappertart dan Muffin tape keju :)


Soesnya pakai resep ini :

450 cc air

150 gr margarine

300 gr terigu Cakra

8 butir telur

2 sdm gula pasir

sejumput garam


Cara membuat :

Masak air, gula dan margarine sampai mendidih dengan api sedang. Kecilkan api, masukkan terigu sekaligus, aduk cepat sampai rata. Angkat dari api, dinginkan.

Panaskan oven dengan suhu 200 derajat celcius

Masukkan telur satu demi satu, kocok dengan kecepatan tinggi selama 3 menit.

Cetak dalam loyang yang telah diolesi margarine tipis tipis.

Oven selama 40 menit atau sampai busa hilang tanpa dibuka.

Vla :

750 cc susu cair

2 sachet SKM

150 gr gula pasir

40 gr maizena

40 gr custard powder

1 sdm margarine

2 sdm rhum

potongan buah peach

Cara membuat :

rebus susu, gula, maizena dan custard powder sambil diaduk sampai kental, matikan api, masukkan margarine, aduk rata, setelah uap hilang, masukkan rhum, aduk lagi. Tunggu dingin, semprotkan di atas soes. Beri sepotong peach. Sajikan dingin.



1 resep di atas bisa jadi 40 pcs soes ukuran sedang.

Friday, 20 November 2009

Lunch at Daun Lada


Tadi makan siang diajak makan keluar oleh Mr. Phang. Beliau janjian juga sama Lily, temen sekantor yang sudah ambil early retirement dan suaminya. Tempat yang dipilih adalah ‘Daun Lada’ jalan Raya Kupang Indah 5 Surabaya.






Kesan pertama begitu masuk resto adalah ‘AMIS !!’. Karena ikan mentah dipajang di ruangan tertutup dan ber AC. Kami nyari tempat yang paling jauh dari display ikan.

Tempatnya lumayan cozy, tapi meja dan kursinya terlalu rapat satu sama lain. Kalau sedang ramai pasti tidak nyaman.

Menu yang kami pilih, atas suggestion Lily adalah :

Ikan Papakulu bakar asap (Rp 23,000/ekor)
Udang Windu petai balado (Rp 32,000 isi 6 ekor udang ukuran sedang dan sekitar 7 mata petai yang kurus kurus dan gepeng)
Gurame pesmol (Rp 26,000/ekor)
Orak arik jagung (Rp 8,500/porsi)
Baby buncis goreng ebi (Rp 8,500)

Sebelum masakan siap, kami jalan jalan dulu lihat display ikan, dan aku yang memang sengaja bawa kamera jadi gatal motretin jenis jenis ikan yang ada.


Ikan mata sebelah. Yang sebelah ini tidak ada matanya....


Yang sebelah sini baru ada...


Ini giginya.......rupanya di laut nggak ada bekel... :D



Ikan Papakulu....wajahnya ramah sekali, entah apa yang dibayangkannya waktu tertangkap jaring nelayan. Dia pikir diajak piknik kali yeee ? 

 


Ikan Pari, diprotes Lily soalnya kecil kecil.. :D


Ikan jaket atau sukang


senyumnya ramah juga..


Ngobrol sana sini, tanya ini itu, kabar kabari tentang teman yang masih stay dan say goodbye di kantor…sampai makanan datang.

Yang datang pertama adalah ikan Papakulu bakar asap. Baunya wangi khas ikan asap.


Yang unik, kulit ikan ini keras sekali sehingga sebelum diambil dagingnya, kulit harus disingkap dulu….trus dibuang, nggak bisa dimakan :). Rasanya, kata suami Lily mirip ayam…menurutku sih, enggak…cuma lembut aja. Not bad.


kulit dan daging ikan papakulu bakar asap


Udang datang kemudian….agak kecewa karena ternyata petainya, yang diharapkan besar dan segar, seperti photo di buku menunya, ternyata kecil kecil gepeng dan hanya sedikit. Tapi rasanya OK untuk seleraku. Manis manis pedas.




Orak arik jagung…isinya jagung manis pipilan dan telur, rasanya cenderung manis, tapi kalau aku sih seneng. Baby buncisnya juga OK.




Yang aku paling suka adalah Gurami Pesmolnya. Walaupun kata Mr. Phang terlalu reddish. Menurutku kuahnya segar, walaupun tomatnya sudah agak agak dying, alias nyaris busuk.. Biasanya di Daun Lada, yang dibikin pesmol adalah ikan Nila, tapi karena Mr. Phang suka gurami, kami insist minta Gurami Pesmol. Ikannya digoreng kering baru disiram kuah, jadi crispy tapi basah...**bingung ya? **




Porsinya kecil kecil, tapi rasanya dari skala 0 – 100, dapat 75 lah. Harganya juga lumayan murah.

Blueberry Cheese Cake & Pastup untuk tante Rina




Hari ini tante Rina, Mamie tercinta dari Joseph berulang tahun ke 81. Bukan main !

Tante Rina adalah wanita yang sangat luar biasa. Cintanya pada anak anaknya tidak bisa dilukiskan dengan kata kata. Dengan keterbatasannya sebagai single mother, karena Papienya Jo sudah meninggal waktu Jo masih kecil, beliau membesarkan 7 orang anak. Dengan membuka salon dan usaha usaha lain, sehingga semua anaknya berhasil menyelesaikan kuliah dan mendapatkan pekerjaan yang sangat baik.

Aku pernah beberapa tahun hidup bersama beliau, waktu kami kontrak rumah bersama, jadi aku benar benar mengenal kepribadian beliau. Beliau tidak pernah bicara keras. Bahkan saat marahpun beliau tetap berbicara dengan halus. Masa kecilnya dihabiskan di Semarang, jadi walaupun setelah berumah tangga beliau tinggal di Bandung, beliau masih bisa bahasa Semarangan. Total, selain bahasa Indonesia, beliau menguasai bahasa Jawa, Sunda dan Belanda.

Beliau juga asyik diajak jalan jalan ke manapun. Beliau senang senang saja naik bus bersama kami ke Bali tanpa sekalipun mengeluh capai. Bahkan waktu diajak Jo ke Lourdes sekalipun, beliau santai saja berangkat. Sejak muda sampai sekarang setiap pagi tante menyempatkan diri ke gereja untuk doa pagi. Bahkan kalau tidak ada driver yang bisa mengantar, beliau bela belain naik becak dengan diantar pembantunya untuk berbakti.. Sungguh wanita yang hebat dan karenanya Tuhan menghadiahkan umur panjang dan anak anak yang sayang kepadanya.





Untuk ulang tahunnya kali ini, Jo pesan lagi Blueberry Cheese Cake dan pastel tutup. Cuma, berbeda dengan pesanan sebelumnya yang mintanya kecil aja, kali ini Jo minta yang cukup dimakan bertiga selama tiga hari..haha…rupanya dia bener bener suka dengan blueberry cheese cake yang dulu..

Karena males ke Ranch Market yang nun jauh di sono… aku tanya ke Jo, kalau fresh blueberry nya diganti peach mau gak, kata Jo, “Terserah lu aja, pokoknya yang nggak ngerepotin..…” Yo wis, akhirnya toppingnya aku kasih ebb blueberry dan peach. Sebenarnya Jo pengen pakai pemanis buatan, karena kadar gula tante Rina sedang tinggi, tapi kami pikir daripada nggak enak, pakai gula biasa aja. Sekali setahun ini.... :D

pastup tante Rina



Pastel tutupnya ukuran medium. Sekalian tadi aku buat satu lagi untuk hadiah ulang tahun Harvey, anaknya Nancy yang berulang tahun ke enam tanggal 17 November kemarin. Harvey dan Cinta hanya beda usia 1 bulan. Tapi Harvey pinter banget makannya. Nggak pilih pilih. Sayur, daging, smoke beef, tahu, tempe semua masuk….sedangkan Cinta, nyoba aja nggak berani :D



pastup Harvey



Selamat ulang tahun tante Rina dan Harvey. Damai sejahtera dan kasih  Tuhan Yesus menyertai kalian berdua sekarang dan selamanya. Amin. 


jam 15:23 terima sms dari Jo : "Hannnnnn!!! Pastel tutup yang terenakkkkkk yang pernah aku makan... Yummy!!!!! Not to mention your cheese cake!! (..makanya eike order lagi yeee) hehehe. Thanks ya. Have a great weekend!!! GBU & your loved ones..." hihih...puji Tuhan deh...seneng dapat nyenengin kalian sekeluarga, Nyo...love you all...

Tuesday, 17 November 2009

Klappertart Pour Amor. :)



Ada yang tahu, photo di atas ini apa? Cake? Bukan...Pie ? Salah...hehehe...itu adalah klappertart ! Tepatnya klappertart mocca.




Klappertart ini dipesan oleh Mendi untuk sang kekasih, karena hari ini tepat satu tahun perjalanan cinta mereka.Waktu pesan, Mendi minta klappertartnya berbentuk hati dan dikirim kekantor cowoknya. Ceritanya Mendi mau kasih surprise.

Nah, umumnya klappertart menggunakan kismis dan kenari sebagai topping, namun karena Mendi pesannya klappertart tanpa kismis, maka aku beri hiasan peach dan kiwi, selain supaya tambah segar, juga supaya tidak terlalu pucat bagian atasnya. Di bagian tengah aku beri peach berbentuk hati.



Dan khusus untuk klappertartnya Mendi ini aku tidak menggunakan rhum, yang juga menjadi ciri khas klappertart selain kismis dan kenari tadi. Walaupun Mendi tidak menyebutkan secara spesific soal rhum, aku memutuskan untuk tidak menggunakannya. Untuk sementara orang memang rhum dikategorikan tidak halal. Daripada ntar waktu dimakan ternyata kekasihnya Mendi nggak suka karena ada rhumnya malah spoil the given surprise :)




Sengaja kartu dari Mendi aku sembunyikan di dalam amplop yang berlabelkan The Tiny Bites, biar tambah penasaran...hihih...kok aku jadi ikut deg-degan nunggu reaksi atau kabar tentang reaksi kekasih Mendi waktu terima kue, buka amplop dan membaca surat cinta dari sang pujaan hati yang so sweet dan romantis ini ya...



Waktu minta kurir kirim kesana, aku wanti wanti banget, jangan sampai rusak atau jatuh. Box mikanya aku kasih kardus lagi supaya tidak kena panas matahari langsung. Jam 9:55 kurir nyampai kekantor Kekasih Mendi tapi sayangnya beliau sedang meeting. Jam 13:00 Mendi sms kalau sudah diterima.

Begitu terima sms Mendi, langsung hatiku 'mak plong'lega. Rasanya capek semalaman sirna 40%...cuma 40% loh, nggak 100%..hihih...pegel pegel masih kerasa, Bu. Soalnya selain bikin klappertart ini, semalam aku juga bikin 3 macam pesanan lagi. Yaitu puding tape ketan, puding coklat dan pastel tutup pesanan pak Malik. Dan kali ini, aku harus prepare semuanya sendiri, karena mbak Sus yang selama ini aku andalin kalau ada pesanan sudah say good bye untuk alasan...ah, males ngomongnya...terlalu going around the bush.

Kalau dulu mau bikin pastel tutup, misalnya, selama aku di kantor, mbak Sus prepare semua bahannya, ntar pulang kerja aku tinggal masak. Kalau perlu bikin kentang pure, dia yang ngongkel, aku yang membumbui. Tapi kemarin sore, mulai kupas wortel, potong ayam, potong jamur dan lain lain aku kerjakan sendiri sepulang kantor, bahkan sampai prepare dos dan keperluan lain juga aku kerjakan sendiri. Mbak yang baru masih belum bisa. Nah proses preparation ini yang bikin badan remek...kalau klappertart dan puddingnya sih nggak makan tenaga.Tapi swear, ada kepuasan tersendiri setelah semua pesanan jadi dan yang pesan puas...

Sekalian mau minta maaf buat temen temen yang nggak sempat aku jawab sms/telpon/emailnya maupun panggilan di FB dan YM...mohon dimaklumi ya, single fighter nih...hihih...janji, ntar kalau sudah bener bener lega, kita sambung silaturahmi kita ya..**halahhh...:D**

Finally, buat Mendi dan sang kekasih, yang merayakan hari jadian, aku doakan semoga Tuhan memberikan semua yang terbaik dan memudahkan jalan untuk kalian. Untuk mbak Sus...aaaaaaaaaaahhhhhhh........you leave me, just when I need you the most (baca : pesanan snack lagi banyak banyaknya) mailto:!@#$

Next project : cheese cake dan pastel tutup buat tante Rina, Mamanya Joseph...can hardly wait. She is the most adorable mother figure for us....will do the best for her birthday.

Wednesday, 11 November 2009

Yang bikin semalam nggak tidur.. :)



Swear nih, semalam aku nggak tidur karena membuat pesanan snack untuk hari ini. Yang pesan Yuni. Jauh jauh hari sudah pesan Rolled Sausages dan puding tape ketan. Kemarin pagi sambil nunggu giliran mandi, aku sempat online, check FB. Eh, ketemu mbak Heppy...vendor di kantorku. Chit chat bentar, akhirnya mbak Heppy ngasih orderan Amris, tapi nggak perlu digoreng dulu karna mau dibawa ke Jakarta. Turun, mandi,masih ada waktu,  langsung aku putuskan untuk nyicil membuat pudingnya Yuni. Sebelum berangkat kerja, puding sudah siap, aku simpan di kulkas. Recananya sore setelah pulang kerja mau bikin Amrisnya  mbak Heppy dan keesokan harinya (tadi pagi) bikin Rolled Sausagesnya Yuni, karena yang satu ini memang harus fresh.

Nggak taunya, kemarin jam 3-an di kantor Yuni tanya kalau nambah snack 2 macam lagi sanggup nggak? Hiiiiiiiiihhhhhhhh...sanggup gak sanggup harus sanggup dong..hehehe.. Aku tanya, Amris mau nggak? Maksudku sekalian bikin untuk mbak Heppy. Yuni mau. Trus yang snack manis apa? tanya dia. Hmmm....kalau bikin yang ribet ribet pasti nggak ada waktu, karena mepet...jadi aku tawarkan fruit pie. Deal.

Pulang kerja nyari buah di Giant, sampai rumah langsung bikin adonan kulit Amris. Selama nunggu adonan siap, aku buat kulit fruit pie. Kelar fruit pie, mulai mendadar kulit Amris. Ada 'uji kesabaran' di sini....lulus..lanjut ke proses berikutnya, ngisi Amris sambil nonton anggota DPR ribut di TVOne....setelah diisi, dipanir, masuk kulkas.




Jam 3:30 mulai bikin dadar untuk Rolled Sausages. Nunggu dadar dingin, bikin fla fruit pie dan nyiapin isian pie. Lanjut ngisi fruit pie.



yang item itu bukan buah jamblang alias duwet loh ya... :)


Pie beres, mulai gulung gulungan Rolled Sausages.




Semua beres...lihat jam, kaget... ternyata sudah jam 8 kurang dikit, saudari !!!. Whoaaaaaaaa........mandi, dandan express. Untung mbak Sus dan mbak Win sigap menyiapkan barang barang yang harus aku bawa.

Semua pesanan beres, badan dan pikiran sudah di kantor... tapi rasanya ada yang aneh.... ini mata kenapa kok pedes dua duanya ya? Dan bibir  nggak bisa nahan kuap walaupun sudah diinfus pakai Double Expresso ? Jangan jangan....ada yang salah nih....:)




Amrisnya Yuni belum di photo, karna ntar jam 2 baru diantar ke kantor.

Oh iya, kapan itu ada yang bilang bikin kulit risoles bisa pakai terigu serbaguna....yet, I tell you folks, based on my own experience, kalau untuk bikin orderan, terutama dalam jumlah banyak, mending pake Cakra deh, daripada naik darah karna kulitnya jadi rapuh dan harus bikin adonan lagi kayak pengalamanku semalem :(

Ibu ibu, makasih pesanannya ya...khusus mbak Heppy, aku tunggu next ordernya..hihihih....kalau Yuni, sudah submit daftar pesanan berikutnya sih, jadi nggak perlu dikasih pesan sponsor lagi :). Soal nggak tidur semalaman, nggak masalah kok, yang penting Ibu berdua puas..huhuyyy....

Monday, 9 November 2009

Sup kepiting jagung manis



Beberapa waktu yang lalu dibawain kepiting kupas oleh Bunda, oleh oleh dari Probolinggo. Karena nggak sempat mengolah, aku simpan saja di freezer dan terlupakan.

Weekend kemarin, tiba tiba pengen makan yang hangat hangat (padahal Surabaya lagi panasssss banget :D), baru ingat kalau punya bahan ini. Langsung thawing dan dimasak jadi 2 menu...sup kepiting dan fu yung hay.

Yang Sup, ini resepnya :

Bahan :


100 gr kepiting kupas
1 kaleng jagung manis
5 Bawang putih cincang
2cm jahe dikeprak
2 sosis potong tipis (lebih enak pakai sosis kaleng)
Merica
Garam
Kaldu ayam bubuk
Gula pasir
Vetsin
3 gelas air
2 butir telur ayam kocok lepas
2 sdm Maizena cairkan dengan sedikit air matang
1 - 2 sdm minyak wijen
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :

Tumis bawang putih dan jahe sampai harum, tambahkan merica
Masukkan kepiting masak sampai air kepiting hilang
Tambahkan air masak sampai mendidih
Masukkan jagung manis dan sosis
Masukkan bumbu bumbu, koreksi rasa
Tunggu sampai mendidih, lalu masukkan kocokan telur. Ingat ya, harus nunggu mendidih dulu supaya tidak amis. Aduk aduk supaya telur membentuk serabut.
Kentalkan dengan maizena. Masak sampai matang dan meletup letup
Angkat dari api, masukkan minyak wijen, aduk rata
Sajikan dengan sambal

Bahan Sambal (campur semua bahan) :





Cabe rawit dirajang halus
1 sdm kecap asin
2 sdm arak masak


 
Kalau suka (dan punya :D) asparagus kaleng, bisa  dicampurkan juga...di jamin rasanya tambah ciamsor - ciamik soro... :)

Fu Yung Hay a la Keluarga Cinta


Hampir semua Chinese Restaurant punya menu ini. Ada yang mencampur dadar dengan tepung supaya montok, ada yang menambahkan daun brambang, ada yang menggunakan rebung (kalau yang ini Fu yung hay ala Mamieku di Semarang saja yang lezaaaaaaaat banget, cuma aku suka males ngolah rebungnya... :D). Tidak ada yang benar, tidak ada yang salah. Semua enak dan customized dengan selera masing masing.

Yang hari ini aku posting adalah Fu Yung Hay a la Keluarga Cinta. Nggak butuh bahan yang macam macam, cuma kepiting dan wortel saja yang dimasak dulu menjadi orak arik kepiting. Ini aku share resepnya :


Bahan orak arik kepiting :


1/2  kg wortel serut kasar atau potong korek api
250 gr kepiting kupas
5 bawang putih cincang
1½ sdt garam (atau sesuai selera)
3 sdt gula (atau sesuai selera)
½ sdt vetsin (atau sesuai selera)
Merica


Bahan Saus :

1/3 botol saus tomat
1 bawang Bombay Rajang kasar
2 bawang putih cincang
1 gelas air
Merica
Gula pasir
Garam
Cuka
Doporten ....kemarin di rumah lagi kehabisan jadi nggak pake :)
2 sdm Maizena cairkan dengan sedikit air matang

Minyak untuk menumis orak arik, saus dan mendadar fu yung hay
1 kg telur ayam

Cara Membuat :

Orak arik kepiting :



Tumis bawang putih sampai wangi, masukkan merica
Masukkan wortel, tumis sampai berubah warna
Beri garam, gula, vetsin, koreksi rasanya
Tambahkan kepiting, tumis sampai kering
Sisihkan


Saus :

Tumis bawang putih dan bawang Bombay sampai wangi
Masukkan saus tomat dan air
Masukkan bumbu bumbu lainnya, koreksi rasa. Biarkan saus tomat 'matang'
Kentalkan dengan maizena yang telah dicairkan dengan sedikit air
Masak sampai matang dan meletup letup.

Fu Yung hay :

Kocok sebagian telur, beri sebagian orak arik kepiting
Dadar dengan minyak banyak dan api kecil sampai matang. Tiriskan
Pindahkan ke piring saji, tuangi saus tomatnya sesaat sebelum disajikan
Sajikan dengan nasi putih hangat



Notes :

Sebaiknya dadar fu yung hay secukupnya saja, tidak perlu sekaligus semuanya, sehingga selalu fresh.
Idealnya fu yung hay berbentuk bulat besar,pinggirnya kering tengah masih lembut... jadi waktu mendadar dibalik sekaligus, tapi kalau aku, karena suka dadar yang semuanya kering, waktu mendadar aku potong potong dulu di wajan.


Friday, 6 November 2009

Macaroni Schotel Istimewa



Pesanan Ulik bareng sama pudding strawberry untuk acara Project Closing di departmentnya kemarin sore.

Setelah berkali kali uji coba resep macaroni schotel, akhirnya ketemu juga formula yang benar benar meet all of our requirements.


schotel loyang persegi besar untuk 15 - 20 orang


Tipsnya, kalau mau bikin macaroni yang enak, susu, telur, daging olahan dan kejunya memang harus 'berani' dan pilih brand yang paling enak. Macaroninya jangan pakai yang mudah hancur (aku pakai La Fonte). Dimasukkan kedalam air mendidih yang banyak dan sudah dibubuhi garam. Setelah lunak, tiriskan,beri beberapa sendok minyak sayur, aduk sampai rata, lalu siram dengan air dingin.


schotel loyang bulat medium untuk 5 - 7 orang



Memanggangnya pakai au bain marie supaya bawahnya nggak gosong. Dan taburkan keju setelah permukaan macaroni yang dioven kering, tutup dengan alminium foil lalu oven lagi sebentar saja. Hasilnya macaroni tidak kering dan kejunya masih berasa lembab.

Ulik puas banget dengan pilihannya ini, sementara Rini, yang juga ikut mencicipi, expecting meeting in the nearest future dan berancang ancang memesan schotel juga....hehe.......makasih, Gals...love you much, deh..

Strawberry Pudding


Strawberry pudding ini pesanan Ulik untuk acara Departmentnya kemarin sore. Ulik minta puddingnya yang segar dan mengandung strawberry. Trus minta ada juga  potongan strawberry di dalamnya. Nah, untuk itu, aku buat pure strawberry yang aku campurkan pada puddingnya setelah matang dan setelah sebelumnya aku ambil sedikit dulu yang masih berwarna putih untuk lapisan paling bawah.

Trus untuk sekelilingnya aku beri beberapa pieces potongan strawberry. Di atasnya masih aku beri juga garnis strawberry.




Rasanya,enak.lembut dan segar. Strawberry purenya membuat pudding susu ini tidak enegh...dan masih ada rasa kletis kletis biji strawberry di tiap suapnya.


Tuesday, 3 November 2009

Juwet a.k.a Duwet a.k.a buah Jamblang




Kenal dengan buah ini?

ini adalah buah Jamblang yang sering juga disebut duwet, atau juwet. Sekilas penampilannya seperti anggur hitam. Namun juwet memiliki rasa yang asam, sepet dan (kalau kita beruntung) manis dengan biji buah yang cukup besar. Pohonnya biasanya tinggi besar. Aku pernah lihat cangkokan pohon juwet tapi yang buahnya berwarna putih di Trubus Surabaya, cuma sayang harganya agak agak.. :)





Juwet termasuk buah langka saat ini. Karena itu tidak salah kalau banyak anak muda sekarang tidak mengenal buah yang dulu waktu aku masih kecil banyak dijual di pastrad dengan harga yang sangat murah.

Aku dapat buah juwet terakhir ini dari Wido. Waktu itu di FBnya Wido bilang kalau habis beli juwet di Pandaan. Waaah...langsung menetes air liurku membayangkan segarnya makan juwet. Dan dengan baik hatinya Wido mengirim untuk kami teman temannya di Surabaya. Rasa juwet kiriman Wido ini manis, bentuknya memang tidak sebesar juwet yang dulu aku dulu beli. Dan, harganya lumayan mahal juga, 1 panci kecil Rp 25,000.

Apa khasiat juwet selain dimakan sebagai makanan iseng ? Waktu browsing di internet, aku sempat ternganga. Ternyata ini buah bukan buah sembarangan. Dari kulit, biji, buah, bisa dimanfaatkan sebagai obat penyakit diabetes mellitus, asma, banyak jenis batuk, sariawan, diare (mungkin karena rasanya yang sepet) dan gangguan pencernaan. Hebat kan?

Nah, kalau kalian ingin tau cara membuat obat dari juwet, sila browsing di internet ya :)




Kalau aku biasanya makan juwet dengan cara membubuhkan gula dan garam keatas juwet yang ditaruh di atas mangkuk, kemudian ditutup rapat dan dikocok sampai buahnya agak pecah. Didiamkan sebentar sampai garam dan gula larut. Lebih nikmat bila dinikmati dalam keadaan dingin. Di perumahanku kadang ada bapak tua yang berjualan keliling dengan membawa pikulan. Bapak ini memang selalu membawa buah buahan langka, seperti kenitu, sukun kecil dan jambu monyet. Beliau  bilang buah buahan langka ini dibeli dari Madura.

Monday, 2 November 2009

Fruit pie pesanan bu Mimi



Fruit pie ini dipesan oleh ibu Mimi setelah beliau makan fruit pie pesanan Meita dan suka. Bu Mimi adalah atasan Meita dan beliau ikut di meeting hari Kamis lalu.

Pesanannya untuk hari Minggu 1 November 2009 untuk acara di rumah beliau. Kulitnya aku siapkan Sabtu malam setelah mengantar pesanan Pamela. Ngisinya Minggu pagi Isi pienya strawberry, kiwi dan peach dengan setusuk garnis dari DCC.





Minta di antar pagi karena mau dipakai jam 11. Deg degan nih, mengingat Surabaya lagi panas panasnya...aku kuatir hiasan coklatnya akan meleleh dalam perjalanan. Waktu mengantar pie ini aku bawa spare garnis coklatnya, siapa tahu yang sudah dipasang leleh, masih bisa aku ganti. Sampai di depan rumah bu Mimi masih sempat aku buka lagi dosnya sambil berdoa. Syukur pada Tuhan Yesus, selama hampir 1 jam perjalanan keadaannya masih tetap sempurna.





Makasih ya, Bu...'tak tunggu order selanjutnya.. :)

Curry Puff & Spring Rolls pesanan Pamela







Sudah lama dapat pesanan ini via email dari Pamela Malang. Kantornya yang di Surabaya mau ngadain Haloween Party dan ingin menyajikan spring rolls & curry puff tanggal 31 October 2009.

Agak agak horor bikin pesanan ini. Awalnya janjian sama Pamela dan temannya, pesanan ini akan diambil hari Sabtu di rumah jam 15:00 atau 16:00 karena acaranya jam 18:00 di Pronto. Hari Jumat waktu aku di kantor temannya Pamela telpon ke rumah, yang nerima mbak Yanti. Kata mbak Yanti, yang nelpon tanya, pesanannya bisa diambil nanti jam 15:00 (Jumat) nggak. Mbak Yanti dan mbak Sus panik, secara aku belum buat apa apa hari Jumat itu, baru nyuruh belanja saja. Mbak Sus nelpon ke HPku, aku bilang, ntar kasih aja nomor HPku kalau orangnya telpon lagi. Aku sih nggak kaget, karena aku yakin mereka berdua ini salah dalam menerima pesannya. Bener, waktu temen Pam telpon, reconfirm aja, pesanan akan diambil hari Sabtu jam 15:00 atau jam 16:00. OK, deal.

Eh,hari Sabtu jam 10 pagi lebih waktu aku lagi prepare puffnya, teman Pamela telpon, bilang bentar lagi OBnya berangkat dan jam 12an sampai rumahku mau diambil. Nooooooooo.........belum siap yo... Sengaja puffnya memang aku buat terakhir dengan tujuan sampai di tempat acara masih hangat. Akhirnya mereka berunding dan diputuskan supaya snack aku antar saja ke sana. Begitulah, akhirnya curry puff dan spring rolls ini berhaloween ria.

Spring rollsnya, pesan Pamela nggak usah besar besar alias kecil tapi banyak. Ya wis aku buatin ukuran mini dengan jumlah banyak.




Puffnya tadinya mau pakai adonan pastry China,tapi pelajaranku masih kurang sempurna, jadi aku buat pakai kulit puff pastry saja :)




Terimakasih, Pam, mudah mudahan teman temanmu berkenan ya.